Kasus Korupsi Hakim Depok, KPK Cecar soal Mutasi Jabatan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Kasus Korupsi Hakim Depok, KPK Cecar soal Mutasi JabatanNasional | okezone | Rabu, 15 April 2026 - 02:01Dengarkan Berita

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua Kepala Seksi Mutasi di Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum). Pemeriksaan digelar di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan dua saksi yang diperiksa di antaranya Zubair (Kepala Seksi Mutasi I Subdirektorat Panitera dan Juru Sita Direktorat Jenderal Badilum) dan Irma Susanti (Kepala Seksi Mutasi II Hakim Subdirektorat Mutasi Hakim Dirjen Badan Peradilan Umum).

"Penyidik meminta keterangan kepada para saksi, berkaitan dengan mutasi jabatan pihak tersangka dalam perkara ini," ujar Budi Prasetyo.

Sekadar diketahui,  KPK menetapkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta (EKA) dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan sengketa lahan di PN Depok.

Baca Juga:OTT Bupati Cilacap, KPK Sita Rp610 Juta di Goodie Bag THR

Penetapan tersangka ini setelah keduanya terjaring dalam operasi tangkap tangan pada Kamis (5/2). Selain dua orang tersebut, dalam operasi senyap yang dimaksud KPK juga menangkap lima orang lainnya yaitu Yohansyah Maruanaya selaku juru sita PN Depok, Trisnado Yulrisman selaku Direktur Utama PT Karabha Digdaya (KD), Berliana Tri Kusuma selaku Head Corporate Legal PT KD, ADN dan GUN selaku pegawai PT KD.

 

Setelah melakukan pemeriksaan dan didapati kecukupan alat bukti, KPK kemudian menetapkan lima orang sebagai tersangka.

"KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan lima tersangka sebagai berikut EKA, BBG, YOH, TRI, dan BER," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

Dalam pemeriksaan lanjutan tim KPK mendapatkan data dari PPATK, BBG juga diduga menerima gratifikasi yang bersumber dari setoran atas penukaran valas senilai Rp2,5 miliar dari PT DMV selama periode 2025-2026.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj: Petugas haji mulai berangkat ke Tanah Suci 17 April 2026
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Survei: Mayoritas Publik Puas terhadap Penanganan Bencana Sumatra oleh Pemerintah
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Foto: Populasi Bekantan Meningkat di Kota Malang
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Oleh-oleh Menhan di Pentagon, RI-AS Sepakat Kerja Sama Strategis soal Pertahanan
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Beras Petani Pariaman Dipasok ke Jakarta Melalui Food Station
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.