Gak Cuma Makan Sehat, Produktif Ternyata Butuh Zat Besi Lho!

herstory.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Jika kamu ingin hidup produktif kini tak lagi hanya soal manajemen waktu dan makan sehat, tetapi juga bagaimana tubuh mendapatkan nutrisi yang tepat untuk mendukung fokus dan energi sepanjang hari. 

Menjawab kebutuhan ini, Combiphar melalui brand Maltofer meluncurkan kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zat besi dalam menunjang performa kognitif dan produktivitas.

Kampanye ini hadir seiring masih tingginya kasus kekurangan zat besi di Indonesia yang berdampak langsung pada kemampuan konsentrasi dan daya ingat. Data Survey Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 0–4 tahun mencapai 23,8%, usia 5–14 tahun sebesar 16,3%, serta 18,0% pada perempuan. Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah nutrisi masih menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas aktivitas sehari-hari.

Dalam konteks gaya hidup modern, kebutuhan akan smart supplementation semakin relevan. Masyarakat kini tidak hanya mengandalkan pola makan, tetapi juga mulai lebih cermat dalam memilih suplemen yang sesuai kebutuhan tubuh di setiap tahap kehidupan.

Weitarsa Hendarto, Direktur PT Combiphar, mengatakan, “Melalui kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan zat besi secara tepat di setiap tahap kehidupan. Maltofer sendiri telah dikenal luas melalui rekomendasi tenaga kesehatan, dan sebagai obat bebas, dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat untuk membantu menangani kekurangan zat besi, baik dengan maupun tanpa anemia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dan berdampak bagi masyarakat Indonesia.”

Senada dengan itu, Debi Widianti, Senior General Manager Marketing PT Combiphar, menambahkan bahwa Maltofer telah dipercaya selama lebih dari 60 tahun sebagai solusi suplementasi zat besi. Produk ini juga dikenal luas di kalangan tenaga kesehatan dan menjadi pemimpin pasar pada kategori suplementasi oral cair untuk anak.

Dari sisi medis, dr. Lucky Yogasatria, Sp.A menjelaskan bahwa zat besi memiliki peran penting dalam mendukung fungsi otak. 

“Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar. Kebutuhan zat besi perlu diperhatikan sejak dini, mulai dari bayi hingga usia dewasa, terutama pada periode pertumbuhan, masa remaja, sebelum kehamilan, hingga selama kehamilan,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa pemenuhan zat besi idealnya berasal dari pola makan bergizi seimbang, namun suplementasi dapat menjadi pilihan pada kondisi tertentu. Saat ini, tersedia berbagai bentuk suplemen zat besi, termasuk Iron Polymaltose Complex (IPC) yang memiliki mekanisme pelepasan zat besi lebih terkendali dan nyaman bagi saluran pencernaan.

Maltofer sendiri hadir dalam berbagai bentuk sediaan, mulai dari tetes untuk bayi, sirup untuk anak, hingga tablet kunyah untuk remaja dan dewasa. Variasi ini memungkinkan masyarakat memilih suplemen sesuai kebutuhan, sekaligus mendukung kepatuhan konsumsi dalam jangka panjang.

Melalui pendekatan ini, gaya hidup sehat dan produktif kini semakin terintegrasi dengan kesadaran nutrisi yang tepat, di mana pemilihan suplemen menjadi bagian dari keputusan cerdas dalam menjaga performa harian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Ekskavator Numpang Lewat Tenda Hajatan di Sleman, Begini Ceritanya
• 18 jam laludetik.com
thumb
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanamkan Budaya Keselamatan, KAI Daop 8 Sosialisasi ke Pelajar Sekolah Dasar
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Menhaj soal ‘War Tiket’ Haji: Bila Terlalu Prematur, Kita Tutup Dulu Wacananya
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara Prioritaskan PSEL di 20 Wilayah Aglomerasi dengan Timbulan Sampah di Atas 1.000 Ton
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.