Harga Emas Naik 2 Persen di Tengah Menguatnya Harapan Dialog AS-Iran

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia menguat pada Selasa (14/4/2026), didorong pelemahan dolar serta harapan dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga Emas Naik 2 Persen di Tengah Menguatnya Harapan Dialog AS-Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia menguat pada Selasa (14/4/2026), didorong pelemahan dolar serta harapan dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang meredakan kekhawatiran inflasi.

Emas spot naik 2,14 persen menjadi USD4.841,76 per troy ons.

Baca Juga:
Harga Minyak Jatuh 4 Persen di Tengah Harapan Negosiasi AS-Iran

Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan untuk mengakhiri perang Iran dapat dilanjutkan di Pakistan dalam dua hari ke depan, setelah negosiasi akhir pekan gagal dan mendorong Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Senior Market Strategist di RJO Futures Bob Haberkorn menyebut, arah pasar emas akan sangat bergantung pada perkembangan pembicaraan tersebut.

Baca Juga:
Program MBG Dorong Konsumsi Susu, 3 Saham Ini Jadi Sorotan Analis

“Jika ada kabar positif, logam mulia akan terus menguat,” ujarnya, dikutip Reuters.

Ia menambahkan, pelemahan dolar dan turunnya harga minyak saat ini turut menopang emas, setelah sebelumnya pasar sempat beralih ke kas di awal konflik karena kekhawatiran pasokan energi.

Baca Juga:
Dividen ROTI dan BNLI Masuk Cum Date, ADMF-CNMA Ex Date

Dolar AS bergerak melemah, sementara harga minyak turun. Melemahnya mata uang AS membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Data menunjukkan harga produsen AS pada Maret naik lebih rendah dari perkiraan, seiring biaya jasa yang tidak berubah. Namun, lonjakan harga energi akibat perang dengan Iran tetap mendorong tekanan inflasi.

Meski dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, emas cenderung kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga AS sebesar 33 persen tahun ini, lebih rendah dibanding ekspektasi dua kali pemangkasan sebelum konflik.

Analis Commerzbank menilai selama pasar tidak mulai serius mempertimbangkan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed), yang sejauh ini belum terlihat, harga emas kemungkinan tidak akan turun lebih jauh.

Di logam lainnya, perak spot melonjak 5,2 persen menjadi USD79,48 per ons, platinum naik 1,3 persen ke USD2.096,91, dan paladium menguat 0,7 persen menjadi USD1.585,21. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kedekatan Samin Tan dengan Sosok Pengusaha Muda Berpengaruh Terkuak
• 10 menit lalujpnn.com
thumb
NATO Mulai Pertimbangkan Skenario Aliansi Tanpa Amerika Serikat
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gubernur BI Perry Sebut Bauran Kebijakan Ekonomi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Sambut HUT ke-500 Jakarta, Pemprov DKI Targetkan 50.000 Peserta di Jakarta International Marathon 2026
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Kepuasan Kinerja Kabinet Merah Putih Capai 70 Persen
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.