Melansir laman resmi pemerintah setempat, Coachella dan Stagecoach dilaporkan memberikan kontribusi ekonomi yang besar. Kedua festival musik tersebut secara kumulatif menyumbangkan lebih dari $700 juta atau setara Rp11,9 triliun setiap tahunnya bagi pendapatan daerah.
Baca Juga :
Bikin Melongo! Tiket VIP Coachella 2026 Ternyata Setara 4 Bulan Gaji UMP JakartaMenurutnya, festival musik berskala internasional ini mampu memberikan dukungan nyata kepada para pelaku usaha kecil di California.
“Perhelatan seperti Coachella dan Stagecoach bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan pilar yang menghidupkan ekonomi lokal, mendukung pelaku usaha kecil, serta mempertegas status California sebagai pusat hiburan dunia,” ucap Gavin Newsom dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga :
Harga Kentang Goreng di Coachella 2026 Tembus Rp480 Ribu, Parkir Rp5 JutaSelain dampak pariwisata, Coachella dan Stagecoach menopang tenaga kerja regional dengan menyediakan lebih dari 10.000 lapangan kerja temporer setiap tahun. Lapangan kerja ini tersebar di berbagai bidang, mulai dari produksi acara dan logistik hingga sektor perhotelan serta layanan lokal lainnya.
Baca Juga :
Katy Perry dan Justin Trudeau Ngemper di Coachella 2026Sementara itu, Coachella 2026 akan kembali digelar untuk pekan kedua pada 17–19 April mendatang waktu setempat. Festival tahun ini menampilkan jajaran musisi besar sebagai headliner utama, di antaranya Sabrina Carpenter, Justin Bieber, dan Karol G.
Baca Juga :
Link Live Streaming Coachella 2026: Jadwal dan Cara Nonton dari RumahCek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)





