Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk Rumah

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk RumahNasional | inews | Rabu, 15 April 2026 - 07:41Dengarkan Berita

BANYUMAS, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas, Jawa Tengah, menyebabkan sejumlah jalan dan puluhan rumah terendam banjir, Selasa (14/4/2026). Lokasi paling terdampak di kawasan Purwokerto.

Dalam video yang beredar di media sosial, banjir bahkan menjebol tembok salah satu rumah di Perumahan Puri Intan, Kelurahan Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara. Air yang datang secara tiba-tiba membuat penghuni panik saat banjir masuk ke dalam rumah.

Salah seorang warga, Wasimin mengatakan bahwa saat kejadian sedang berada di dalam rumah, sebelum air bah tiba-tiba masuk dari bagian belakang dan mengalir hingga ke depan rumah.

"Hujan gede, air cepat banget tahu-tahu sudah masuk rumah," kata Wasimin di rumahnya, Rabu (15/4/2026). 

Derasnya arus air, warga terpaksa berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan. Setelah banjir surut, diketahui tembok bagian belakang rumah yang berbatasan dengan proyek pembangunan jebol, sehingga air dengan mudah masuk ke dalam rumah.

Baca Juga:Fasilitas Dermaga Terbatas, Layanan Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Berpotensi Terhambat

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama di Purwokerto. Di antaranya di depan Kampus FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Kecamatan Purwokerto Utara, di mana pengendara sepeda motor harus menuntun kendaraannya akibat tingginya genangan air dari arah Baturraden.

Hujan deras juga menyebabkan Sungai Kranji yang melintasi pusat Kota Purwokerto meluap dan merendam puluhan rumah warga di bantaran sungai. Warga bahkan harus menyingkirkan tumpukan sampah yang tersangkut di jembatan agar aliran air kembali lancar.

Banjir diduga dipicu oleh buruknya tata ruang kota yang mengakibatkan berkurangnya lahan resapan air, terutama di wilayah Baturraden. 

Warga menyebut kejadian serupa telah berulang kali terjadi, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Kebiasaan Bikin Rezeki Seret Menurut Ahli Feng Shui
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dishub Kota Kediri Hadapi Parkir Liar dan Over Kapasitas, Digitalisasi Dikebut
• 18 jam lalurealita.co
thumb
3 Jaksa Pemeras WNA Rp 2 M di Banten Mulai Disidang, Begini Cerita Kasusnya
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Emas Naik 2 Persen di Tengah Menguatnya Harapan Dialog AS-Iran
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Karyawan PT Kubota Makassar Antusias Ikuti Praktik Safety Riding Asmo Sulsel
• 6 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.