CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Stadion BJ Habibie bersiap menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara tuan rumah PSM Makassar melawan Borneo FC Samarinda pada pekan ke-28 Super League 2025/2026, Sabtu (18/4/2026) malam.
Laga ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang menjaga harga diri dan tradisi di markas sendiri. Berikut adalah lima fakta menarik yang melatarbelakangi duel panas tersebut:
1. Stadion BJ Habibie ‘Angker’ bagi Pesut Etam
PSM Makassar memiliki catatan luar biasa saat menjamu Borneo FC. Sejak tahun 2017, tim Juku Eja tercatat tidak pernah kalah jika bermain di kandang sendiri melawan Borneo FC. Dari enam pertemuan terakhir di markas PSM (termasuk di Makassar, Balikpapan, dan Parepare), PSM mengantongi empat kemenangan dan dua hasil imbang. Stadion BJ Habibie sejauh ini masih menjadi tempat yang sulit ditaklukkan oleh Pesut Etam.
2. Kontras Posisi di Papan Klasemen
Kedua tim masuk ke lapangan dengan urgensi yang sangat berbeda. Borneo FC saat ini berada di peringkat ke-2 dengan 60 poin, hanya terpaut empat angka dari Persib Bandung di puncak klasemen. Sebaliknya, PSM masih berjuang di peringkat ke-13 dengan 28 poin, berusaha menjauh dari kejaran zona degradasi demi mengamankan posisi di kasta tertinggi musim depan.
3. Konsistensi Borneo FC vs Momentum PSM
Borneo FC datang dengan performa yang sangat stabil, tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir (3 menang, 2 imbang). Namun, PSM baru saja mendapatkan "napas baru" setelah berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-2 pada pekan sebelumnya. Kemenangan tersebut menjadi modal mental yang krusial bagi Pasukan Ramang.
4. Pertemuan Terakhir Berpihak pada Tim Tamu
Meski dominan di kandang, PSM harus waspada karena pada pertemuan pertama musim ini (Pekan ke-16), Borneo FC berhasil unggul tipis 2-1 di Samarinda pada 3 Januari 2026 lalu. Secara keseluruhan dari sembilan pertemuan terakhir, Borneo FC sedikit lebih unggul dengan tiga kemenangan berbanding dua kemenangan milik PSM.
5. Benteng Pertahanan PSM Diuji
Lini belakang PSM yang dikomandoi Dusan Lagator dan Yuran Fernandes akan diuji habis-habisan oleh ketajaman lini serang Borneo FC yang dihuni Mariano Peralta. Kesiapan mental bek PSM di Stadion BJ Habibie seringkali menjadi faktor penentu, mengingat dukungan penuh suporter di Parepare selalu mampu meningkatkan intensitas permainan tim tuan rumah.




