Ketegangan geopolitik yang dialami Amerika Serikat sebagai negara pengimpor kedelai ke Indonesia serta melemahnya nilai tukar rupiah membuat harga kedelai mengalami kenaikan.
Berdasarkan keterangan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta seperti yang dikutip dari Antara, harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe melonjak dari Rp10.500 hingga Rp11.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp8.000 hingga Rp8.600 per kg.
Kenaikan harga kedelai ini pun cukup dirasakan oleh para pengrajin tahu di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, yang menggunakan kedelai sebagai bahan utama dalam pembuatan tahu.
Pedagang terpaksa harus mengurangi ukuran tahu untuk menekan biaya produksi. Hal tersebut dilakukan guna mencegah kenaikan harga jual tahu ke pasar sehingga daya beli konsumen dapat terjaga.
Para pengusaha tahu pun berharap kepada pemerintah untuk mencari solusi guna menstabilkan harga komoditas kedelai sehingga produksi tahu dapat kembali normal.




