BMKG sebut Kota Kendari diguncang gempa bumi akibat aktivitas sesar

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang gempa bumi akibat aktivitas sesar Kendari North.

“Hari Rabu, 15 April 2026, pukul 07.00 WITA, wilayah Kendari, Sultra diguncang gempa bumi tektonik,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Rabu.

Baca juga: BMKG: Gempa dangkal guncang Kendari, terasa hingga Konawe Selatan

Nasrol Adil menyebutkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 2,8.

Dia menyampaikan episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 3.97 Lintang Selatan (LS) dan 122,53 Bujur Timur (BT).

“Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 kilometer Timur Kendari, Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 3 kilometer,” ujarnya.

Nasrol Adil menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kendari North.

Ia mengungkapkan berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa bumi itu menimbulkan guncangan yang dirasakan di Kendari dengan skala intensitas III MMI.

“Getaran yang dirasakan nyata dalam rumah dan terasa kegiatan seakan-akan ada truk yang berlalu,” kata Nasrol Adil.

Meski begitu, ia mengklaim hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hingga pukul 07.30 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan atau aftershock,” katanya.

Baca juga: BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi tektonik di Koltim

Baca juga: BMKG sebut aktivitas sesar sebabkan gempa di Konsel dan Kendari

Nasrol Adil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti website resmi, aplikasi Mobile Apps Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ulama dan Tokoh Indonesia Minta Perang AS-Iran Dihentikan Jelang Haji 2026
• 3 jam laludetik.com
thumb
Obat dan Psikologi: Kenapa Sugesti Bisa Mempengaruhi Kesembuhan?
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkot Surabaya Akan Umumkan Kinerja Kepala Dinas ke Publik Pekan Depan
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BSKDN Kemendagri Minta HSU Perbarui Inovasi, Jangan Berhenti di Satu Titik
• 20 menit lalutvonenews.com
thumb
Fusi Partai di Era Sekarang: Realitas Politik atau Sekadar Wacana?
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.