Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengumumkan output/outcome atau hasil kinerja kepala dinas ke publik.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, maksimal pekan depan sekretaris daerah (sekda) akan mengumumkan output/outcome masing-masing kepala dinas.
“Jadi, insyaAllah saya sudah perintahkan sekda maksimal minggu depan Senin atau Selasa sudah disampaikan output/outcome-nya,” bebernya.
Lalu hasil itu akan dipaparkan atau diumumkan ke masyarakat melalui media. “Jadi kami sudah minta sampaikan kepada teman-teman setiap output dan outcome itu disampaikan,” ungkapnya.
Hasil kinerja itu agar masyarakat mengetahui progres program pemkot terkait stunting, pengangguran, dan sebagainya.
“Nanti saya berharap juga melalui media disampaikan hasilnya di akhir tahun,” ungkapnya.
Tujuannya agar keberhasilan dan kegagalan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa diketahui warga. Kemudian memastikan pemilihan kepala OPD saat rotasi dan mutasi sudah sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Sehingga warga bisa melihat semua output/outcome-nya apa. Di situlah maka tujuan kota itu akan tercapai dengan pergerakan bersama,” ungkapnya.
Ia menyebut, setiap kali kepala OPD dilantik, sudah sekaligus menyetujui atau menandatangani output/outcome dengan konsekuensi siap diganti jika tidak mencapai target.
“(Isi komitmennya yang ditandatangani) kalau tidak tercapai saya siap diganti tanpa menuntut satu apapun,” bebernya.
Menurutnya komitmen kepala OPD untuk memenuhi target ouput/outcome itu idenya, dan Kota Surabaya sebagai pelopor dibandingkan daerah lain di Indonesia.
“Kota Surabaya yang pertama,” tandasnya. (lta/ham/rid)




