Kota Kendari Diguncang Gempa Dangkal Akibat Aktivitas Sesar

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang gempa bumi akibat aktivitas sesar Kendari North. Gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 2,8.

“Hari Rabu, 15 April 2026, pukul 07.00 WITA, wilayah Kendari, Sultra diguncang gempa bumi tektonik,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil, dilansir dari Antara, Rabu, 15 April 2026.

Dia menyampaikan episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 3.97 Lintang Selatan (LS) dan 122,53 Bujur Timur (BT). “Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 kilometer Timur Kendari, Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 3 kilometer,” ujarnya.
 

Baca Juga :

Aktivitas Sesar Kendari Picu Gempa Dangkal

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal. Gempa ini terjadi akibat aktivitas Sesar Kendari North.

Sementara berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa tersebut menimbulkan guncangan di Kendari. Getaran dirasakan dengan skala intensitas III MMI.

“Getaran yang dirasakan nyata dalam rumah dan terasa kegiatan seakan-akan ada truk yang berlalu,” ungkap Nasrol.

Meski demikian, ia menyebut hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Pihak terkait masih melakukan pemantauan di lapangan.

“Hingga pukul 07.30 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan atau aftershock,” tuturnya.


Ilustrasi grafik intensitas gempa bumi. (Anadolu Agency)


Nasrol mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta memastikan informasi berasal dari sumber resmi BMKG seperti situs web, aplikasi Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Beri Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Korea Selatan Minta Maaf soal Travel Advisory Bali, Pemerintah Indonesia Perkuat Keamanan Destinasi Wisata
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Denda KPPU terhadap 97 Startup Pindar Bisa Dibatalkan? Ini Kata DPR dan Ekonom
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Komisi XII DPR Sebut Migrasi ke Kompor Listrik Bisa Tekan Impor LPG, Nominalnya Lumayan
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Beri Nota Fiktif Demi Dugem, Terungkap Kronologi Menantu di Kepahiang Diduga Gelapkan Uang Mertua Rp 4,7 Miliar
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.