Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Sejumlah pelanggan air bersih PDAM di wilayah Mojolagres, Kabupaten Lamongan, mengeluhkan tidak mengalirnya air ke rumah mereka selama sepekan terakhir. Kondisi ini terjadi di Dusun Kembangbahu, Desa Kembangbahu, Kecamatan Kembangbahu.
Berdasarkan pantauan TVRINews hingga Rabu pagi (15/4/2026), diduga terjadi kebocoran pada pipa saluran air. Di lokasi terlihat genangan air di sekitar titik kebocoran, yang ditandai dengan pelepah daun kelapa sebagai penanda.
Akibat gangguan tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Masyarakat yang bergantung pada pasokan air PDAM harus mencari alternatif sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi.
Salah satu warga, Nanik, mengaku kesulitan menjalani aktivitas rumah tangga sejak air tidak mengalir.
“Sudah sekitar seminggu air tidak keluar. Untuk mandi dan mencuci jadi terganggu. Biasanya tinggal buka keran, sekarang harus ambil air dari sumur pakai timba,” ujarnya.
Sementara itu, pihak PDAM Mojolagres membenarkan adanya laporan dari warga terkait gangguan distribusi air tersebut. Kepala Bagian Pelanggan, Hadi Sucipto, mengatakan pihaknya telah menerima aduan dan segera menindaklanjutinya.
“Kami sudah menerima laporan dari warga terkait air yang tidak mengalir. Petugas saat ini sedang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan,” kata Hadi.
Menurut data, saluran PDAM Mojolagres di Dusun Kembangbahu melayani sekitar 500 pelanggan. Keberadaan jaringan air bersih ini sangat membantu warga, terutama saat musim kemarau, mengingat wilayah tersebut sebelumnya kerap mengalami kekurangan air.
Warga berharap perbaikan dapat segera diselesaikan agar distribusi air kembali normal, terlebih saat ini mulai memasuki musim kemarau yang berpotensi memperparah krisis air bersih.
Editor: Redaktur TVRINews





