Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Puluhan personel TNI dari Koramil di bawah Kodim 0820 Probolinggo, Batalyon Zipur 5 Arati Bhaya Wighina Malang, serta Kompi Bantuan Batalyon Teritorial Pembangunan 836 Brahma Yodha dikerahkan untuk membangun jembatan Bailey di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan untuk memulihkan akses warga yang terputus akibat longsor.
Pembangunan berada di bawah komando Dandim 0820 Probolinggo. Komandan tim teknis, Kapten CZI Ronny dari Yon Zipur 5 ABW, menjelaskan bahwa jembatan Bailey menjadi solusi cepat sebelum pembangunan jembatan permanen dilakukan pemerintah daerah.
“Jembatan Bailey ini sifatnya sementara sambil menunggu pembangunan permanen dari Dinas PUPR Probolinggo. Targetnya masyarakat di Desa Negororejo dan sekitarnya bisa kembali melintas,” ujar Kapten Ronny di lokasi.
Ronny menambahkan, TNI memiliki kemampuan konstruksi darurat yang kerap diterjunkan pada situasi pascabencana.
“Kami menyiapkan rangka jembatan Bailey yang memang dirancang untuk kondisi darurat. Setelah adanya kunjungan Danrem, Dandim, dan Bupati Probolinggo Dr. Gus Haris, kami langsung menurunkan peralatan dan personel,” tuturnya.
Pembangunan jembatan ditargetkan rampung dalam empat hari. Seluruh personel memilih tinggal di rumah warga untuk mempercepat pekerjaan.
Warga menyambut baik kehadiran TNI yang bergerak cepat menangani dampak longsor.
“Kami sangat senang akses mulai diperbaiki. Meski sementara, jembatan Bailey ini sangat membantu aktivitas kami,” kata salah satu warga.
Selain pembangunan jembatan, TNI juga melakukan normalisasi sungai dari material longsor, pembangunan pondasi di kedua sisi jembatan, hingga pemasangan rangka baja Bailey.
Kapten Ronny mengungkapkan, pemasangan keseluruhan struktur membutuhkan waktu sekitar dua pekan hingga jembatan siap digunakan maksimal.
Longsor di Dusun Genting, Desa Negororejo, terjadi setelah hujan deras pada akhir Maret lalu. Akses warga sejumlah desa serta jalur menuju wisata Air Terjun Madakaripura pun lumpuh.
Jembatan Bailey yang dibangun memiliki kapasitas beban hingga 10 ton. Meski bersifat sementara, jembatan ini diharapkan mampu mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sedia kala.
Editor: Redaktur TVRINews





