JAKARTA, DISWAY.ID -- Banjir melanda Bandar Lampung pada Selasa malam, 14 April 2026, menyebabkan satu warga meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan talut rumah di Kecamatan Bumi Waras.
Korban diketahui bernama Dewi Maelai (32), warga Kelurahan Garuntang, yang meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumah yang roboh saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.21 WIB saat intensitas hujan mencapai puncaknya.
BACA JUGA:Update Pemulihan Tanggap Darurat Banjir Sumatera, Bantuan Kemanusiaan dan Nutrisi Masih Disalurkan
BACA JUGA:Update Pemulihan Tanggap Darurat Banjir Sumatera, Bantuan Kemanusiaan dan Nutrisi Masih Disalurkan
Curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat drastis serta memicu tekanan tanah di kawasan permukiman padat.
Akibatnya, dinding talut rumah korban tidak mampu menahan beban air dan tanah hingga akhirnya runtuh.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tim langsung melakukan evakuasi, namun korban dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit,” ujar Sarkoni kepada Media Lampung, salah satu Grup All Network disway.
BACA JUGA:Kalender Bulan April 2026 Lengkap Tanggal Merah, Banjir Long Wekeend?
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah
BACA JUGA:Kalender Bulan April 2026 Lengkap Tanggal Merah, Banjir Long Wekeend?
Banjir tidak hanya terjadi di Bumi Waras, tetapi juga merendam sejumlah kecamatan lain di Bandar Lampung, seperti Kedaton, Kemiling, Sukarame, Way Halim dan Tanjung Karang Pusat.
Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian bervariasi, bahkan hingga pinggang orang dewasa di beberapa titik.
Di kawasan depan RSUD Abdul Moeloek, air mencapai setinggi pinggang, sementara di Jalan Sultan Agung ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
- 1
- 2
- »





