Hadapi Musim Kemarau Panjang 2026, BMKG Dorong Penguatan Mitigasi Lintas Sektor

liputan6.com
2 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau 2026 yang diprakirakan lebih kering dan berdurasi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Strategi Mitigasi dan Penanggulangan Dampak Musim Kemarau Panjang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Senin 13 April 2026.

Advertisement

BACA JUGA: Siap-Siap! BMKG Sebut Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) atas undangan untuk memaparkan perkembangan terkini kondisi iklim nasional.

"Penyediaan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika merupakan amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 yang menjadi dasar peran strategis BMKG dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Faisal dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id, Rabu (15/4/2026).

Dalam paparannya, Faisal menjelaskan, kondisi iklim global saat ini masih berada pada fase netral, dengan indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) sekitar +0,28.

"Namun demikian, pada semester kedua 2026 kondisi tersebut diprakirakan berkembang menuju fase El Nino lemah hingga moderat dengan peluang 50–80 persen," ucap dia.

"Perlu dipahami bahwa kemarau dan El Nino itu adalah dua fenomena yang berbeda dan tidak selalu terjadi bersamaan. Kemarau tetap akan datang setiap tahun di Indonesia. Tapi jika El Nino terjadi bertepatan dengan musim kemarau, maka kemaraunya akan menjadi jauh lebih kering," sambung Faisal.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka, MAKI: Keteledoran Pansel dan DPR
• 54 menit laluliputan6.com
thumb
MK Tolak Gugatan Delpedro soal Uji Pasal Penghasutan di KUHP 
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Pramono Bentuk Timsus Pemburu Ikan Sapu-sapu, Jaga Kelestarian Sungai Jakarta
• 2 jam laludisway.id
thumb
Kawin Silang Isuzu dan Toyota Hasilnya ini
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AS Mau Bangun Pusat Industri Seluas 4.000 Hektar di Filipina
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.