Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan jemaah haji menjadi prioritas utama pemerintah di tengah konflik kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, situasi geopolitik di kawasan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Haji dan konflik Timur Tengah. Konflik regional yang terjadi di Timur Tengah memang menjadi perhatian utama. Presiden meminta kepada kami untuk menjadikan keselamatan dan keamanan jemaah sebagai prioritas utama," ujar Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (15/4).
Ia menyebut arahan tersebut telah disampaikan Presiden sejak Ramadan lalu, dengan penekanan pada perlindungan menyeluruh bagi jemaah.
"Beliau sudah menyampaikan ini ketika Ramadan kemarin. Kemudian kita fokus pada keselamatan dan keamanan jemaah," lanjutnya.
Gus Irfan menjelaskan, aspek keamanan mencakup berbagai tahapan perjalanan jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.
"Keamanan itu mencakup keamanan perjalanan dari Indonesia menuju ke sana dan kemudian baliknya. Kemudian keamanan selama di Arab Saudi," tandas dia.





