Manajer Liverpool Arne Slot mengaku bangga sekaligus kecewa berat. Ia menyoroti kemajuan pesat anak asuhnya dibandingkan pekan lalu, namun kembali dihantui oleh masalah klasik: penyelesaian akhir yang buruk dan keputusan VAR yang kontroversial.
Dalam konferensi pers pascalaga, sang manajer memberikan kredit khusus kepada para pemainnya yang tampil spartan. Tak hanya pemain, atmosfer stadion yang bergemuruh juga dinilai menjadi kunci suksesnya taktik high press yang mereka terapkan.
"Saya rasa kami menunjukkan banyak kemajuan dibandingkan minggu lalu. Saya harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain atas kerja keras mereka," ujar Slot dikutip laman resmi klub.
Baca Juga :
Liverpool Vs PSG: Menang 2-0 di Anfield, PSG Tendang Liverpool dari Liga Champions"Sayangnya, ini adalah contoh kesekian musim ini di mana kami tidak mampu mencetak gol dari banyak peluang. Performa kami sangat di bawah standar dalam hal xG, dan itu masalah yang terus berulang," keluh sang manajer.
Kekecewaan tim semakin bertambah dengan kabar buruk dari penyerang andalan mereka, Hugo Ekitike, yang terpaksa keluar lapangan lebih awal. "Sepertinya ada cedera serius pada Hugo Ekitike, meski kami belum tahu pastinya, sambungnya. VAR dan Masa Depan yang Cerah Selain faktor teknis, intervensi teknologi VAR kembali menjadi bahan perdebatan. Slot merasa timnya seringkali dirugikan oleh keputusan wasit di ruang kendali video tersebut.
"Ada lagi intervensi VAR yang tidak berpihak pada kami, dan itu pun bukan yang pertama kalinya musim ini," tuturnya dengan nada kecewa.
Meski begitu, ia tetap optimis menatap masa depan. Menjadi tim yang mampu mendominasi PSG bukanlah perkara mudah, dan hal itu menjadi bukti bahwa level timnya sudah meningkat.
"Masa depan terlihat sangat cerah karena kami telah menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan juara Eropa di stadion kami sendiri. Tidak banyak tim yang bisa tampil dominan melawan PSG. Tapi ya, menciptakan peluang itu satu hal, dan mencetak gol adalah hal lain," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





