JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Haji dan Umrah Mohammad Irfan Yusuf mengingatkan agar jemaah haji tidak berangkat dengan menggunakan visa yang tidak resmi.
"Kita berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang resmi," kata Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 15 April 2026.
BACA JUGA:29 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 15 April 2026 dan Cara Klaim, Koleksi Ribuan Gems dan Emote Gratis!
Ia mengungkapkan, pada musim haji tahun lalu terdapat sekitar 1.000 orang yang dicegah keberangkatannya karena tidak menggunakan visa haji.
Selain itu, banyak pula warga yang sudah terlanjur masuk ke Arab Saudi namun tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Makkah karena hanya mengantongi visa ziarah atau visa kerja.
“Tahun ini pemerintah Arab Saudi akan lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan di berbagai titik. Karena itu kami berharap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat,” ujarnya.
BACA JUGA:Safrizal ZA Paparkan Progres Pemulihan Aceh: Layanan Publik Pulih, Kolaborasi Jadi Kunci
Ia mengingatkan akan ada sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut.
Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan, jemaah tanpa visa haji berpotensi ditolak masuk ke Makkah, dikenakan denda, hingga dideportasi.
"Saya khawatir nanti ada permasalahan karena kalau sampai terjadi kadung berangkat di sana itu pasti ditolak masuk. Kemudian yang kedua kemungkinan kena denda. Kemudian yang ketiga ada deportasi. Dan yang lebih parah lagi akan diblacklist selama 10 tahun untuk bisa masuk lagi ke Saudi," imbuhnya.
Persiapan hampir 100%
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf melaporkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 hampir mencapai 100 persen.
BACA JUGA:Jonatan Christie Waspadai Prancis dan Thailand di Thomas Cup 2026, Optimis Indonesia Juara Grup D
Ia menyebut saat ini sedang dalam tahap pengecekan akhir.
"Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional akhir. Jadi semua sudah tersiapkan, akomodasi di jemaah di Mekkah" kata Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Rabu, 15 April 2026.
- 1
- 2
- »





