Mana yang Paling Pas untuk Bisnis Kamu: QRIS Dinamis atau Statis?

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sudah tidak asing lagi di telinga kita.

Beberapa tahun terakhir, metode pembayaran non-tunai ini semakin populer di Indonesia.

Dengan QRIS, pengguna dapat melakukan transaksi tanpa perlu membawa uang tunai, cukup dengan scan kode QR yang tertera pada merchant atau penyedia layanan.

QRIS tidak hanya terdiri dari satu jenis kode QR.

Lalu, mana yang lebih cocok untuk bisnis kamu?

Memilih antara QRIS dinamis dan statis bukan soal mana yang lebih unggul, tetapi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis, karena berdampak langsung pada efisiensi operasional dan akurasi transaksi.

Banyak pelaku bisnis sudah menggunakan QRIS, tetapi belum memahami perbedaan mendasar antara keduanya, padahal pemilihan yang tepat bisa memengaruhi kelancaran transaksi hingga pencatatan keuangan.

QRIS Statis merupakan kode QR tetap yang digunakan berulang kali, di mana pelanggan harus memasukkan nominal pembayaran secara manual.

Jenis ini cocok untuk usaha kecil dengan transaksi sederhana seperti warung atau booth bazar.

Sementara, QRIS Dinamis menghasilkan kode QR unik untuk setiap transaksi, dengan nominal yang sudah otomatis terisi.

Sistem ini lebih ideal untuk bisnis yang sudah menggunakan kasir digital atau Point of Sale (POS), seperti restoran, kafe, atau retail, dengan volume transaksi tinggi, karena mampu mencatat transaksi secara otomatis dan lebih akurat.

Dalam praktiknya, QRIS Statis memiliki risiko seperti kesalahan input nominal dan potensi kecurangan yang sulit terdeteksi.

Proses verifikasi pembayaran juga cenderung lebih lama karena harus dicek manual.

Itulah mengapa QRIS ini lebih cocok untuk bisnis seperti warung dan booth bazar.

Sebaliknya, QRIS Dinamis menawarkan keunggulan dalam kecepatan dan akurasi karena setiap transaksi langsung tercatat, meski membutuhkan integrasi sistem di awal.

Baca Juga: Bulog Larang Pedagang Beri Kembalian Pakai Permen: Wajib Uang Tunai atau QRIS

Jika bisnis mulai mengalami antrean panjang, selisih transaksi, atau laporan yang tidak sinkron, itu menjadi tanda QRIS Dinamis sudah lebih relevan digunakan.

Jika begini, maka bisnis kamu sudah harus memakai QRIS Dinamis. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertemu Xi Jinping, Menlu Lavrov: Rusia Bisa Tutup Kekurangan Energi China
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Antam Rabu 15 April 2026 Naik Rp30.000 Jadi Rp2.893.000 per Gram
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Korupsi Bea Cukai, KPK Dalami Kongkalikong Forwarder-Pejabat Manipulasi Data Barang
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita Pencipta Video AI Ala Lego Melawan Retorika AS dalam Perang Iran
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
DLHK Sidoarjo Tutup TPA Liar di Trompoasri, Aktivitas Diduga Sudah Berjalan 2 Tahun
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.