Penyanyi Sammy Simorangkir memastikan akan membawakan lagu-lagu yang pernah ia populerkan, termasuk karya ciptaan Badai eks Kerispatih, dalam konser perayaan dua dekade kariernya bertajuk 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir (20SSS).
Hal tersebut diungkapkan Sammy Simorangkir saat ditanya mengenai kemungkinan membawakan lagu-lagu lamanya di atas panggung.
“Karena ini dua dekade perjalanan bermusik saya, memang dari promotor pasti me-request lagu-lagu yang pernah saya bawakan, itu sudah pasti,” ujar Sammy di kawasan Jakarta Pusat.
Ia menambahkan, lagu-lagu tersebut hingga kini masih sering diputar dan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.
“Dan sampai detik ini pun di radio masih suara saya yang diperdengarkan,” lanjutnya.
Terkait isu lisensi yang belakangan ramai diperbincangkan, Sammy menegaskan bahwa seluruh proses telah mengikuti mekanisme yang berlaku.
“Jadi sesuai mekanisme yang berlaku, penyelenggara akan membayarkan sesuai dengan arahan pemerintah,” jelasnya.
Pihak promotor dari Enjoy Live Experience, Dino Hamid, turut menegaskan bahwa kewajiban pembayaran royalti akan dipenuhi sesuai aturan.
“Sesuai dengan aturan dan undang-undang, lagu yang dibawakan dalam konteks komersial memang harus dibayarkan oleh penyelenggara. Kami paham bahwa performing rights itu harus dipenuhi,” ujar Dino.
Ia menambahkan, seluruh lagu yang akan dibawakan telah melalui proses perizinan dan penghitungan royalti, termasuk yang bersumber dari penjualan tiket.
“Clearance terhadap semua lagu yang dibawakan sudah pasti kami anggarkan. Secara aturan, pembayaran royalti ini juga berasal dari tiket yang dibeli penonton,” jelasnya.
Dino juga menyebut bahwa pihaknya mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk penghitungan royalti sebesar 2 persen dari penjualan tiket.
“Kami mengikuti peraturan yang ada, bahwa penyelenggara membayarkan royalti berdasarkan persentase dari ticketing yang terjual,” pungkasnya.
Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.





