Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memenuhi janjinya untuk membuka bengkel gratis khusus bagi pengemudi ojek online (ojol) di Kota Pekanbaru. Upaya ini merupakan bentuk kepedulian Polda Riau sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat khususnya 'Ojol Kamtibmas'.
Bengkel khusus ojol ini resmi dibuka pada Rabu (15/4/2026). Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa menyampaikan bahwa bengkel gratis ini menindaklanjuti arahan Kapolda Riau saat pertemuan dengan komunitas ojol di bulan puasa yang telah lalu.
"Menindaklanjuti apa yang disampaikan Bapak Kapolda pada saat kami menggelar buka puasa bersama, membuka bengkel gratis untuk mitra kami Ojol Kamtibmas Polda Riau," kata Kombes Ketut dalam keterangannya.
Program ini terlaksana atas kerja sama dengan pihak Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda. Polda Riau juga menyediakan tenaga mekanik untuk servis ringan dan ganti oli gratis.
Kombes Ketut mengatakan program ini akan berlanjut. Bengkel tersebut dibuka setiap hari bagi para driver Ojol Kamtibmas.
"Ini setiap hari kami buka untuk servis ringan dan ganti oli," imbuhnya.
Eka, salah satu driver ojol dari Komunitas Ojol Pekanbaru menyampaikan terima kasihnya atas hadirnya bengkel motor gratis di Satbrimob Polda Riau ini.
"Kami dari komunitas ojol Pekanbaru mengucapkan terima kasih kepada Polda Riau, terkhusus untuk Brimob yang sudah mendirikan bengkel bagi kami, sehingga kami mendapatkan fasilitas oli gratis dalam kegiatan ini," kata Eka.
Sebelumnya, bengkel gratis untuk ojol yang diinisiasi oleh Satuan Brimob Polda Riau ini diuji coba pada bulan Ramadan lalu. Kehadiran bengkel gratis ini disambut antusias oleh para driver ojol.
Hal itu disampaikan oleh Irjen Herry Heryawan saat menggelar buka bareng bersama puluhan 'Ojol Kamtibmas' dan mahasiswa di Mako Brimob Polda Riau, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Senin (9/3).
"Saya tadi berkomunikasi, nanti saya minta Dansat Brimob buat bengkel gratis di sini," ujar Irjen Herry Heryawan disambut tepuk tangan hadiri.
Selain aspek pelayanan teknis, Irjen Herry berharap kolaborasi ini memperkuat peran Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau. Mengingat mobilitas ojol yang mencapai 24 jam, mereka diharapkan menjadi 'mata dan telinga' Polri di lapangan. Jika ditemukan kejadian menonjol, para pengemudi dapat langsung melapor melalui layanan call center 110.
"Rekan-rekan ojol ini kan mobile 24 jam ke mana-mana sehingga ke depan diharapkan kalau ada kejadian mereka bisa langsung melaporkan ke 110," pungkasnya.
(mea/dhn)





