Penulis: Joko Prastio
TVRINews, Jambi
Lonjakan kasus campak kembali menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Jambi. Hingga April 2026, tercatat 306 kasus yang tersebar di hampir seluruh kecamatan, menjadikan situasi ini sebagai salah satu kewaspadaan utama pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, menyampaikan bahwa peningkatan kasus tersebut harus diwaspadai, terutama karena anak usia 0–12 tahun merupakan kelompok yang paling rentan terpapar.
Campak merupakan penyakit menular yang cepat menyebar melalui saluran pernapasan, dengan gejala awal meliputi demam tinggi, batuk, pilek, serta munculnya ruam merah pada kulit.
“Terjadi peningkatan kasus campak di Kota Jambi. Saat ini tercatat sebanyak 306 orang terpapar campak,” ujar Elvi Roza.
Sebagai langkah pencegahan, seluruh puskesmas di Kota Jambi diminta untuk memperkuat pelaksanaan imunisasi campak secara rutin guna menekan penyebaran penyakit, terutama pada kelompok anak.
Dinas Kesehatan juga melakukan upaya jemput bola dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya campak dan pentingnya imunisasi.
Masyarakat diimbau untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila menunjukkan gejala campak, seperti demam tinggi dan ruam pada kulit, agar mendapatkan penanganan cepat dan mencegah penularan lebih luas.
Editor: Redaktur TVRINews





