Sungai Ciparigi Meluap, 80 Rumah di Tegallega Bogor Terendam Banjir

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com — Permukiman padat penduduk di wilayah Tegallega, Bogor Tengah, terendam banjir akibat luapan Sungai Ciparigi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (15/4/2026) sore.

Air sempat menggenangi rumah warga selama sekitar 1,5 jam sebelum berangsur surut, meninggalkan lumpur dan kerusakan pada sejumlah barang milik warga.

Pantauan Kompas.com, lokasi banjir berada di dalam gang sempit di daerah Tegallega dengan lebar jalan hanya cukup untuk dua orang pejalan kaki.

Baca juga: Langganan Banjir Sejak 2011, Tangsel Akan Bangun Turap 150 Meter di Citra Prima Serpong

Sebagian rumah masih tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa. Di rumah lain, air telah surut dan hanya menyisakan lumpur di dalam ruangan. Warga terlihat sibuk membersihkan sisa lumpur dan memindahkan barang ke tempat yang lebih aman.

"Ini kulkas sampai terguling tadi, di sana mah lebih parah tuh di sana," kata salah satu warga sambil menguras banjir di dalam rumah.

"Dapet biawak woi, dapet biawak, sudah mati tapi," ucap salah satu warga sambil membawa biawak tersebut.

Salah satu warga, Budi (51), mengungkapkan hujan deras mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB. Ia mengatakan banjir mulai surut setelah sekitar 1,5 jam merendam permukiman tersebut.

"Tadi jam 15.00 WIB, mulai hujan nih. Satu jam setengah lah (mulai surut)," ungkap Budi saat ditemui Kompas.com di Tegallega, Kota Bogor, Rabu.

Budi mengatakan, ketinggian banjir di rumahnya hampir mencapai leher orang dewasa. Saat itu, ia sedang bekerja di proyek dan mendapat kabar dari keluarga bahwa rumahnya terendam banjir.

Mendengar kabar tersebut, Budi langsung meninggalkan tempat kerja dan berlari menuju rumah untuk mengevakuasi barang-barang.

Baca juga: Anak-anak Berenang di TPU Banjir Tanpa Rasa Takut, Pakar Soroti Krisis Ruang Bermain

"Lagi kerja saya di proyek di situ ya langsung lari saja biasa kalau hujan hujan gede pasti banjir. Wah udah segini, saya lari-larian," kata dia.

"Segini, iya semua ini mah (ruangan rumahnya terdampak). Sering banjir, tapi ini paling parah," lanjut Budi sambil meletakkan tangannya di dekat leher.

Ijazah warga terendam

Warga lainnya, Hadi (37), mengaku juga langsung pulang dari tempat kerja setelah mendapat kabar rumahnya terdampak banjir dari keluarga. Berbeda dengan Budi, ketinggian air di rumah Hadi mencapai hampir sepinggang orang dewasa.

"Ini juga pulang kerja, langsung ke sini ngedenger kabar dari orang rumah. Hampir sepinggang," ungkap Hadi, Rabu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menuturkan sejumlah barang di rumahnya, seperti kulkas, kasur, lemari, hingga ijazah, terendam banjir akibat luapan Sungai Ciparigi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Rebound Naik ke Level 7.750 Didorong Sentimen AS–Iran
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Muhaimin Nilai New Media Lebih Efektif Jangkau Publik Lintas Generasi
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Imigrasi Meulaboh Amankan WNA Malaysia yang Overstay di Aceh
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
KOI Luncurkan Game Changer Award untuk Apresiasi Kontribusi Besar Insan Olahraga Indonesia
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Terima SP3, Rismon Sianipar Buka-bukaan soal Tudingan Terima Uang Miliaran Rupiah
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.