Paket Diduga Kokain 27,83 Kg Ditemukan Tercecer di Pesisir Pantai Sumenep

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sebuah bungkusan diduga berisi narkoba jenis kokain ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Senin (13/4) sore.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, mengatakan temuan dugaan kokain dengan berat total sekitar 27,83 kilogram ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya benda asing di sekitar lokasi pantai.

"Menindaklanjuti informasi itu, anggota Polsek Giligenting langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.15 WIB. Hasilnya, petugas menemukan sebanyak 23 bungkusan plastik bertuliskan 'BUGATTI' yang diduga berisi kokain," kata Anang dalam keterangannya, Rabu (15/4).

Dari total barang bukti tersebut, sebanyak sembilan bungkusan ditemukan berada di dalam sebuah plastik berbahan terpal berwarna abu-abu. Sementara itu, 14 bungkusan lainnya ditemukan dalam kondisi tercecer di sekitar lokasi.

"Selanjutnya, seluruh barang temuan diamankan dan diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Sumenep untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul barang tersebut. Status perkara masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada tersangka yang ditetapkan.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah melaporkan temuan ini. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan di balik peredaran narkotika ini. Kami pastikan kasus ini akan ditangani secara profesional dan transparan," katanya.

"Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan peredaran gelap narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda," tambahnya.

Atas temuan itu, penyidik akan menerapkan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Barang bukti dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk memastikan kandungan zat di dalamnya sekaligus memperkuat proses pembuktian hukum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wacana War Tiket Haji, Ini Respons Pimpinan MUI
• 8 jam laludisway.id
thumb
11 Juta Peserta BPJS Disisir Ulang, Pemerintah Coret yang Tak Berhak dan Alihkan Subsidi
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Gurih, Legit, Ayam Goreng Kampung Pak Pri dengan Grindilan Ketumbar Renyah
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
IEA hingga IMF Kompak Prediksi Harga Bahan Bakar Bakal Terus Tinggi
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Raffi Ahmad Tanggapi Permintaan Ibunda Julia Perez Soal Jual Apartemen
• 4 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.