Grid.ID - Dokter estetik Devina Ciayadi membagikan cara keramas yang benar dalam sebuah seminar kecantikan yang dihadiri media dan komunitas. Ia menekankan bahwa keramas bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari perawatan kulit kepala.
Menurut dr. Devina, masih banyak orang yang salah dalam mencuci rambut. Kesalahan tersebut justru dapat memicu masalah seperti ketombe hingga iritasi kulit kepala.
Ia menjelaskan bahwa langkah pertama yang sering keliru adalah langsung menuangkan sampo ke kepala. Cara ini dinilai tidak efektif karena sampo tidak merata dan berpotensi membuat gesekan berlebihan.
Sebagai gantinya, sampo sebaiknya dibusakan terlebih dahulu di tangan. Proses ini dikenal dengan istilah lathering agar tekstur sampo lebih siap diaplikasikan ke rambut.
“Keramas itu jangan langsung pakai sampo di kepala, harus di-lathering dulu,” ujar Devina Ciayadi saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).
Setelah itu, sampo yang sudah berbusa baru diaplikasikan ke kulit kepala dengan gerakan memijat lembut. Gerakan ini membantu membersihkan sekaligus menjaga kesehatan kulit kepala.
dr. Devina juga mengingatkan agar tidak menggunakan kuku saat menggosok kulit kepala. Penggunaan kuku bisa menyebabkan luka kecil yang memicu iritasi.
Sebaliknya, ia menyarankan menggunakan ujung jari atau finger pad saat keramas. Cara ini lebih aman dan tetap efektif dalam membersihkan kotoran.
Selain teknik menggosok, durasi keramas juga menjadi hal penting yang sering diabaikan. Banyak orang terburu-buru membilas sampo tanpa memberi waktu bagi zat aktif bekerja.
“Zat aktif butuh waktu untuk kerja, jadi harus didiamkan dulu satu sampai tiga menit,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kandungan dalam sampo seperti salicylic acid atau bahan antijamur membutuhkan waktu untuk memberikan hasil optimal. Jika langsung dibilas, manfaatnya tidak maksimal.
Setelah didiamkan, rambut harus dibilas hingga benar-benar bersih. Sisa sampo yang tertinggal justru bisa menyebabkan penumpukan dan memperparah kondisi kulit kepala.
Selain itu, dr. Devina menekankan pentingnya menjaga keseimbangan minyak di kulit kepala. Kulit yang terlalu berminyak maupun terlalu kering sama-sama bisa memicu ketombe.
Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan sehari-hari seperti berkeringat dan penggunaan helm dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala. Oleh karena itu, kebersihan harus selalu dijaga secara konsisten.
“Keramas itu jangan buru-buru, keramasnya pelan-pelan demi hasil yang maksimal,” tutupnya.(*)
Artikel Asli




