Penggunaan Trasportasi Listrik Disebut Tekan Subsidi BBM

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Komisi XII DPR RI mendorong elektrifikasi transportasi secara masif sebagai langkah inovatif untuk menekan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memperkuat struktur APBN.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menyatakan listrik harus menjadi backbone energi kita di masa depan.

Baca Juga
  • Penulis Ungkap Kondisi Sebenarnya Trump yang Panik di Balik Layar
  • Di Tengah Perang Iran, Menlu Turki Jadi Perbincangan Warganet Israel dan Dipuji
  • Eks Petinggi Militer Israel: Iran Siap Balas Dendam, Trump Kemungkinan Berkhianat Tinggalkan Kami

“Berdasarkan hitungan studi, penggunaan listrik di sektor rumah tangga dan transportasi dapat menghemat kurang lebih 30 persen dibandingkan penggunaan energi fosil bersubsidi," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, kapasitas pasokan listrik nasional saat ini perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada BBM dan LPG.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia menilai, pengalihan konsumsi energi ke listrik akan membuat subsidi energi menjadi lebih tepat sasaran.

"Ini adalah langkah strategis untuk memastikan beban APBN kita berkurang. Dengan menjadikan listrik sebagai tulang punggung utama energi nasional, kita tidak hanya beralih ke energi bersih, tetapi juga menciptakan efisiensi anggaran yang signifikan," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa elektrifikasi transportasi, terutama pada kendaraan operasional pemerintah dan angkutan umum, dapat menjadi langkah awal yang terukur untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi secara signifikan.

Selain itu, pemanfaatan listrik domestik yang melimpah juga dinilai dapat mengurangi tekanan impor energi, sehingga memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas fiskal dalam jangka panjang.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kulit Kerang yang Menggunung di Cilincing Bakal Disulap Jadi Paving Block
• 13 jam laludisway.id
thumb
Blokade Total Selat Hormuz, AS Cegat Enam Kapal Tanker Keluar dari Pelabuhan Iran
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
KAI Sumut Terapkan Biosolar B40 untuk Lokomotif sebagai Langkah Inovasi Energi Ramah Lingkungan
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Drone Militer: Pelengkap atau Penentu Kemenangan Udara?
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gawat! Lebanon Kian Membara, RI Cs Kompak Teriak Begini
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.