JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan proses rekrutmen nasional bagi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan dilakukan secara adil.
Zulhas mengeklaim, pemerintah hanya menyaring sosok-sosok terbaik.
Maka dari itu, kata Zulhas, pemerintah menutup ruang bagi calon pelamar yang ingin masuk melalui koneksi pihak tertentu atau lewat jalur orang dalam (ordal).
"Jadi, tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang menjamin kelulusan," kata Zulhas, dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Loker 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
Zulhas mengatakan, proses pendaftaran hanya dilakukan secara terpusat melalui phtc.panselnas.go.id, tanpa dipungut biaya apapun.
Oleh karena itu, Zulhas mengimbau calon pelamar untuk mewaspadai oknum yang memberikan iming-iming kelulusan dengan meminta imbalan tertentu.
"Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," ucap dia.
Zulhas menyebut, pemerintah hanya akan meloloskan pelamar yang memenuhi syarat dan dinilai layak mengelola Kopdes Merah Putih dan KNMP.
Syarat utama rekrutmen ini antara lain lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75, dan berusia maksimal 35 tahun.
Baca juga: Zulhas Sebut PAN-Gerindra Koalisi Sepanjang Masa, Dasco Harap Langgeng
Hanya saja, Zulkifli mewanti-wanti bahwa domisili pelamar akan menjadi salah satu faktor penentu, apabila terdapat dua atau lebih pelamar dengan skor seleksi yang sama.
Dia mencontohkan, jika terdapat dua pelamar dari Lampung dan Jawa Timur dengan skor yang sama untuk penempatan di Jawa Timur, maka pelamar dari Jawa Timur kemungkinan besar akan lebih diprioritaskan.
"Kalau yang layak, yang bagus, dia akan mendapat (posisi tersebut). Yang terbaik dia tentu akan mendapatkannya. Jadi, ikuti proses seleksi dengan baik," papar Zulhas.
Zulhas meminta seluruh elemen untuk mengawal proses rekrutmen secara jujur, disiplin, dan transparan agar sosok yang terpilih benar-benar yang terbaik untuk menjalankan mandat Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Baca juga: Zulhas Sebut Pemerintah Akan Bangun Pabrik Etanol dan Metanol untuk Hilirisasi
“Kepada putra-putri terbaik Indonesia, inilah saatnya mengambil bagian nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa, di kelurahan," imbuh dia.
Diketahui, pemerintah resmi membuka lowongan kerja (loker) bagi 35.476 orang yang akan mengelola Kopdes Merah Putih dan KNMP.
Proses pendaftaran berlangsung pada 15 April 2026 hingga 24 April 2026.
Secara perinci, jumlah tersebut terdiri dari 30.000 lowongan untuk posisi manajer Kopdes Merah Putih di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, sedangkan 5.476 lainnya dibuka untuk posisi pegawai KNMP yang berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




