BMKG: Gelombang Tinggi Ancam Tiga Perairan di Sumut Hingga 19 April

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter yang dapat mengganggu pelayaran di tiga perairan di Sumatera Utara dari 16 hingga 19 April 2026. Prakiraan ini disampaikan oleh Dasmian Sulviani, Prakirawan BBMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Kamis di Medan.

Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu. BMKG mengimbau nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang juga diminta berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pola angin di wilayah Sumatera Utara menunjukkan arah dari barat ke utara di pesisir barat dan dari timur laut ke tenggara di pesisir timur, dengan kecepatan berkisar 6-20 knot. Selain itu, Sumatera Utara diprediksi masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam sepekan ke depan.

Faktor Cuaca Ekstrem

Kondisi ini dipicu oleh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3 di Samudra Hindia serta adanya belokan angin dan pertemuan massa udara yang memicu pertumbuhan awan hujan. Daerah konvergensi dan belokan angin tersebut meningkatkan potensi hujan di wilayah Sumatera Utara, memperkuat labilitas atmosfer dan proses konvektif.

Wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, meliputi Langkat, Medan, Deli Serdang, Binjai, Batubara, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Pematang Siantar, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara. Kondisi serupa diprediksi terjadi di Simalungun, Toba, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Gunung Sitoli, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, P. Sidempuan, Sibolga, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Draf Revisi UU Pemilu Belum Tuntas Disusun, Benarkah DPR Tengah  Mengulur Waktu?
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Seluruh Kades dan Camat di Jabar Mohon Bersiap, Dedi Mulyadi Siapkan Surat Edaran Gubernur: Tidak Bermaksud Batasi Hak
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Erick Thohir Pastikan Belum Ada Tambahan Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia, Nasib 2 Nama Ini Terkatung-katung
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
FIFA Beri Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia di Tengah Rumor Playoff Darurat Piala Dunia 2026, Ada Masalah Apa?
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Asrama Polri di Ciledug Terbakar, Kini Masuk Proses Pendinginan
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.