Kisah Mualaf Idjon Djanbi, Veteran Perang Dunia II yang Dirikan Kopassus

okezone.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -   Hari Ulang Tahun Komando Pasukan Khusus (HUT Kopassus) diperingati setiap tanggal 16 April. Pasukan elite TNI Angkatan Darat (AD) ini dibentuk sejak tahun 1952 silam. Tahun ini, Kopassus memperingati HUT yang ke-74.

Pelopor berdirinya Kopassus adalah Rokus Bernardus Visser, seorang mantan instruktur Korps Speciale Troepen (KST) atau Pasukan Khusus Belanda. Visser juga anak petani Bunga Tulip yang sempat jadi sopir Ratu Belanda, Wilhelmina di masa Perang Dunia II.

Visser memilih memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Mochammad Idjon Djanbi. Berkat andilnya, keberadaan Kopassus sampai sekarang bisa menjadi salah satu pasukan elite terbaik di dunia.

Baca Juga :
Jenderal Kopassus Bintang 3 Terjun Langsung Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Danau UI

Sebelum menjadi orang Indonesia, Visser sempat menetap di Belanda untuk membantu ayahnya jadi pedagang bola lampu. Namun, setelah Jerman menguasai Inggris, Visser memilih untuk kembali berdinas sebagai tentara.

Alih-alih turun ke medan perang, Visser malah ditugaskan menjadi sopir Ratu Wilhelmina yang saat itu berada di Inggris.

Tidak lama setelah Visser menjadi sopir, dirinya meninggalkan tentara Belanda sebelum akhirnya kembali bergabung beberapa saat kemudian dan menjadi operator radio.

Baca Juga :
Jenderal Kopassus Yudha Airlangga Sambangi Basis KKB, Beri Pelayanan ke Masyarakat Distrik Gome

Visser yang bergabung ke Pasukan 2 Belanda akhirnya ikut terjun ke pertempuran di Perang Dunia (PD) II pada Operasi Market Garden, pendaratan sekutu dengan terjun payung di Arnhem pada September 1944.

Visser sempat kembali ke Belanda pada tahun 1947. Pada masa itu, dirinya sempat mengajak istrinya untuk pergi ke Indonesia.

 

Baca Juga :
Kisah Rambo Kopassus Jalani Misi Berbahaya di Luar Negeri, Survival dengan Minum Air Bekas Kuda


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Empat Prajurit TNI Didakwa dan Motif Mulai Terbuka
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Guru Honorer Ini Dicatut Beli Ferrari Rp 4,2 M Usai Dapat Telepon Tak Dikenal
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pelindo Parepare Layani 105 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Veda Ega Pratama Siap Tularkan Virus Keajaiban di Sirkuit Jerez kepada Kiandra Ramadhipa
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Sering Tatap Layar? Waspadai Risiko Floaters dan Kerusakan Mata
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.