FAJAR, WASHINGTON—Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa ia secara permanen menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.
Trump menulis di media sosialnya, Truth Social, “China sangat senang bahwa saya secara permanen menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.”
Ia menambahkan, “Saya melakukan ini untuk China dan untuk dunia, dan situasi ini tidak akan terjadi lagi. China telah setuju untuk tidak mengirim senjata ke Iran,” lanjutnya.
Pernyataannya ditafsirkan sebagai indikasi bahwa, setelah Amerika Serikat memulai blokade terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada tanggal 13, kapal-kapal negara ketiga yang pergerakannya telah dibatasi oleh kendali Iran atas selat tersebut kini dapat kembali melintas.
“Presiden Tiongkok Xi Jinping akan memeluk saya erat-erat ketika saya tiba di sana (Tiongkok) dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.
“Kita bekerja sama dengan cerdas dan sangat baik. Bukankah ini lebih baik daripada berperang?” lanjutnya.
Sambil menyoroti hubungan kerja samanya dengan Xi, ia juga mengatakan akan melanjutkan rencana kunjungannya ke Tiongkok pada pertengahan bulan depan.
Dalam wawancara pada hari yang sama dengan Sky News Inggris, yang juga dilaporkan, Trump menyebutkan pertukaran surat dengan Xi dan mengatakan Tiongkok telah berjanji untuk tidak memberikan senjata kepada Iran.
“Tetapi ingat, jika kita harus berperang, kita berperang dengan sangat baik, jauh lebih hebat daripada siapa pun,” ujarnya. (amr)





