IHSG Sesi I Jatuh Bertubi-tubi Bersamaan Sektor Energi, 3 Saham Ini Tetap di Atas

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi relatif dalam pada sesi pertama perdagangan hari ini. IHSG anjlok 0,36 persen atau 27,49 poin ke level 7.596,10 pada Rabu siang, 16 April 2026.

IHSG dibuka terbang ke posisi 7.689 dan terpantau bergerak di kisaran 7.680 hingga 7.702. Kemudian, indeks terjun ke level 7.654 lalu jatuh bertubi-tubi ke posisi 7.629, 7.613 hingga titik terendahnya menyentuh area 7.582.

Baca Juga :
IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways, Bursa Asia-Pasifik dan Wall Street Menguat
Analis Bilang IHSG Masih Bertenaga Tembus 7.800, Intip Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Berdasarkan data Stockbit, nilai transaksi harian tercatat sebesar 10,77 triliun dengan volume transaksi mencapai Rp 255,21 juta. Sementara itu, jumlah transaksi yang dilakukan pelaku pasar sebanyak 1,67 juta.

Sektor energi merosot paling jauh, yakni sebesar 0,87 persen. Koreksi juga melanda mayoritas sektor saham lainnya antara lain sektor infrastruktur turun 0,86 persen, sektor bahan baku turun 0,80 persen, sektor konsumer siklikal turun 0,74 persen, sektor properti turun 0,26 persen, sektor keuangan turun 0,22 persen, sektor non-siklikal turun 0,18 persen dan sektor industri turun 0,17 persen. 

IHSG Ditutup Melemah
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Meski IHSG terbakar, sektor kesehatan melesat 2,16 persen. Sektor transportasi melonjak 1,33 persen dan sektor teknologi melambung 0,45 persen.

Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, Stochastic RSI berada pada area overbought area. Sementara itu, indikator MACD berada pada area positif dengan histogram yang menunjukan penyempitan. 

"Dengan kondisi tersebut, diperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 7.550-7.700 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ungkap Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis, 16 April 2026.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten tetap perkasa saat indeks domestik goyah. Berikut tiga saham dengan lompatan harga tertinggi alias top gainers di jajaran saham unggulan (LQ45).

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Saham SMGR menguat 2,50 persen atau 60 poin menjadi 2.460.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Saham INDF naik 2,20 persen atau 150 poin hingga menembus level 6.975.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Saham TOWR membuntuti lonjakan sebesar 2,00 persen atau 10 poin ke posisi 510.

Baca Juga :
Strategi Investasi Saham saat Krisis, Ini Cara Kelola Risiko di Tengah Pasar yang Volatil
Saham Fesyen Mewah Nyungsep, Hermes Ambles Dua Digit Imbas Konflik Timur Tengah
IHSG Ditutup Anjlok 52 Poin Akibat Investor Ambil Untung, Intip 3 Saham Ini Tetap Kinclong

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, Polisi Akan Dampingi Korban hingga Siap Proses jika Ada Laporan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Sindikat Phishing Global yang Curi Data Ribuan Orang Hingga Raup Rp25 M Dibongkar FBI dan Polri
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasca-Rusuh di Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Copot 16 Personel
• 8 jam laluokezone.com
thumb
MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Masa Jabatan Kapolri, Permohonan Dinilai Tidak Konsisten
• 30 menit laluliputan6.com
thumb
Elma Theana Ceritakan Pengalaman Kelam Pernah Dilecehkan Saat Ganti Kostum di Lokasi Syuting
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.