Seperti dilansir The Athletic, Selasa 14 April, pihak Bournemouth sejatinya telah bernegosiasi secara intens selama 15 bulan untuk memperpanjang kontrak Iraola. Namun, pelatih asal Spanyol itu tetap pada pendiriannya untuk mencari tantangan baru.
"Merupakan sebuah kehormatan melatih Bournemouth. Saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mundur, tetapi saya akan selalu menyimpan kenangan indah tentang klub ini," Kata Iraola.
Ketua klub, Billy Foley, memberikan penghormatan tinggi kepada pelatih berusia 43 tahun tersebut. Menurutnya, Iraola berperan penting dalam membawa intensitas serta filosofi permainan yang jelas bagi Bournemouth.
"Andoni telah memberikan segalanya untuk klub ini dan mengangkat performa tim, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar Foley dalam pernyataan resminya.
Calon Pelatih Baru Bournemouth
Kepergian Iraola langsung memicu spekulasi soal siapa yang akan menggantikan posisinya. Nama pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, disebut sebagai kandidat terkuat.
Selain McKenna, Bournemouth juga mempertimbangkan beberapa nama lain, termasuk mantan pelatih Borussia Dortmund Marco Rose dan pelatih Coventry City saat ini, Frank Lampard.
Kiprah Iraola Berikutnya
Sejumlah klub besar dikabarkan mulai memantau situasi Iraola. Crystal Palace disebut menjadi salah satu peminat utama setelah Oliver Glasner dipastikan hengkang.
Selain itu, klub asal Spanyol Athletic Club sempat dikaitkan dengan Iraola, meski peluang untuk kembali ke tanah kelahirannya dinilai kecil untuk saat ini.
Pada Maret 2025, Tottenham Hotspur juga pernah mengincar Iraola dan telah menyiapkan klausul pelepasan senilai 10 juta poundsterling (sekitar USD13 juta). Namun, Tottenham akhirnya memilih Thomas Frank dari Brentford setelah memecat Ange Postecoglou. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





