Trump Klaim China Senang AS Buka Permanen Selat Hormuz

detik.com
17 jam lalu
Cover Berita
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa dirinya "secara permanen" telah membuka kembali Selat Hormuz. Trump bahkan mengklaim jika China "sangat senang" dengan upaya AS tersebut.

Tidak hanya itu, Trump juga mengklaim bahwa sebagai imbalan atas upaya Washington membuka kembali Selat Hormuz, Beijing telah setuju untuk tidak lagi mengirimkan senjata ke Teheran. Klaim sepihak dari Trump ini belum dikonfirmasi oleh otoritas China.

Pernyataan Trump yang disampaikan via media sosial Truth Social itu, seperti dilansir The Hill dan Independent.co.uk, Kamis (16/4/2026), memicu banyak pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dimaksud Presiden AS tersebut dengan membuka Selat Hormuz setelah dia memberlakukan blokade laut di perairan itu.

Baca juga: AS Cegat 8 Kapal Tanker Minyak Iran Sejak Blokade Dimulai

Sejak awal pekan ini, militer AS yang dikerahkan ke kawasan tersebut memblokade kapal-kapal yang berangkat dan kembali ke pelabuhan-pelabuhan Iran. Teheran sendiri telah secara signifikan mengurangi lalu lintas di Selat Hormuz selama perang melawan AS dan Israel berkecamuk pada akhir Februari.

"China sangat senang bahwa saya membuka Selat Hormuz secara permanen. Saya melakukannya untuk mereka juga -- dan untuk dunia. Situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi," kata Trump dalam pernyataan via Truth Social pada Rabu (15/4) waktu setempat.

"Mereka (China-red) telah setuju untuk tidak mengirimkan senjata ke Iran," klaim Trump dalam pernyataannya.

Trump kemudian mengklaim bahwa Presiden China Xi Jinping akan memberikan "pelukan hangat" untuknya ketika keduanya bertemu beberapa pekan lagi, ketika Trump dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing.

"Presiden Xi akan memberikan pelukan hangat kepada saya ketika saya sampai di sana dalam beberapa minggu. Kami bekerja sama dengan cerdas, dan sangat baik!!" sebutnya.




(nvc/imk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Rokok Tetap Terjangkau meski Cukai Naik, Kebijakan Dinilai Gagal Lindungi Masyarakat
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Pramono: Penamaan Halte di Jakarta Jadi Sumber Cuan, Utamakan Dunia Usaha
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Boiyen Mengaku Tak Dapat Kabar dari Rully Anggi Akbar Saat Kasus Penipuan Mencuat
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Perbedaan Soft Parenting dan Gentle Parenting
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun
• 24 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.