REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film drama sejarah berjudul As Deep as the Grave resmi merilis cuplikan perdana yang menampilkan versi rekonstruksi kecerdasan buatan (Al) dari mendiang aktor Val Kilmer. Hal ini pertama kali dipamerkan di ajang CinemaCon di Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (15/4/2026).
Kilmer berperan sebagai Pastor Fintan yaitu seorang imam Katolik sekaligus spiritualis untuk penduduk asli AS. Dalam trailer tersebut, tokoh Fintan versi Al menutup adegan dengan dialog, "Jangan takut pada orang mati dan jangan takut padaku".
Baca Juga
Terpikat Sejak Baca Sinopsis, Jeremy Moeremans Langsung Gas Ikut Casting Keluarga Suami Adalah Hama
Menilik Kembali Kasus Burning Sun, Bukti Chat Mesum di Grup Nggak Bisa Disepelekan
Kaki Sering Pegal dan Berat Sepulang Kerja? Awas, Bisa Jadi Bukan Capek Biasa
Val Kilmer sendiri telah meninggal dunia tahun lalu pada usia 65 akibat pneumonia. Sejak diumumkan bulan lalu, penggunaan Al untuk menghadirkan kembali sosoknya dalam film ini memicu perdebatan luas, terutama terkait etika penggunaan Al terhadap aktor yang telah wafat.
Sutradara sekaligus penulis Coerte Voorhees mengatakan keputusan menggunakan Al dilakukan dengan mempertimbangkan aspek etika. Mereka bekerja sama dengan keluarga Kilmer serta mengikuti pedoman dari Screen Actors Guild-American Federation of Television and Radio Artists.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara itu, produsee John Voorhees menyebut penggunaan aktor Al berdasarkan aktor sungguhan memang sangat berisiko. Namun ia mengklaim, setiap prosesnya telah mengikuti pedoman dari serikat pekerja seni Hollywood Screen Actors Guild-American Federation of Television and Radio Artists (SAG AFTRA)
"Keluarga Kilmer, termasuk putrinya Mercedes, telah memberi izin penggunaan citra digital tersebut. Keluarga juga menerima kompensasi, serta menyumbangkan materi arsip untuk mendukung proses produksi," kata John Voorhees, dilansir ABC News, Kamis (16/4/2026).