Pram dorong pengembangan Kepulauan Seribu jadi masa depan Jakarta

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendorong pengembangan kawasan Kepulauan Seribu karena memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan baru ibu kota, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Saya selalu mengatakan bahwa salah satu masa depan Jakarta yang harus dikelola, dirawat dengan baik adalah Pulau Seribu. Itu akan menjadi masa depannya Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis.

Menurut pria yang kerap dipanggil Pram itu, selama ini, pembangunan Jakarta masih terpusat di wilayah daratan. Ia pun menilai potensi Kepulauan Seribu saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Padahal, kata dia, Kepulauan Seribu memiliki peluang besar untuk dikembangkan, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong penataan dan pengembangan kawasan tersebut sehingga lebih menarik dan mampu bersaing.

Salah satu langkah yang dilakukan, yaitu dengan melakukan rebranding atau membangun citra baru kawasan tersebut agar lebih dikenal luas.

Baca juga: Pemkab mulai pemeliharaan jalan senilai Rp5,64 miliar di Pulau Sabira

Selain itu, pengembangan Kepulauan Seribu juga merupakan bagian dari rencana besar Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global.

“Kalau dipersiapkan dari sekarang, maka Jakarta, mudah-mudahan, akan menjadi lebih baik,” ungkap Pramono.

Lebih lanjut, dia meminta setiap wilayah di Jakarta agar memiliki fokus pengembangan masing-masing, misalnya Jakarta Pusat sebagai pusat pemerintahan, Jakarta Selatan sebagai pusat ekonomi baru, dan Kepulauan Seribu sebagai kawasan unggulan berbasis potensi wilayah.

Pramono menegaskan seluruh rencana pembangunan daerah, termasuk pengembangan Kepulauan Seribu, harus tetap sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah, sambung dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa selaras dengan visi nasional.

“Visi daerah itu sebenarnya harus senada dengan visi pusat. Tidak ada yang kemudian visi pusat A, visi daerah Z, itu ngawur banget. Artinya, nggak paham dalam pemerintahan,” tutur Pramono.

Baca juga: 1.722 warga Kepulauan Seribu terima bantuan pangan

Baca juga: Pantai di Jembatan Cinta Pulau Tidung direstorasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana untuk Anak Sekolah, Siswa Taruna Nusantara Kunjungi Istana Dapat Pembekalan
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Purbaya Beri Penjelasan ke Investor AS soal Isu Tak Sedap terkait Investasi di RI
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Lika-Liku Alur Suap Tambang Nikel, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Diduga Terima Rp1,5 Miliar
• 10 jam laludisway.id
thumb
Panglima TNI Sebut Penugasan Prajurit di UNIFIL Lebanon Berakhir Mei 2026
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Populer: Tamara Bleszynski Momen Anak; Zaskia Adya Mecca Kondisi Kala
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.