Grid.ID - Aktor Fanny Fadillah mengungkapkan kisah sulit yang ia alami setelah bercerai dari Elvita Novira. Perceraian yang terjadi pada 2021 itu menjadi awal dari berbagai cobaan berat dalam hidupnya.
Tak hanya harus menerima perpisahan rumah tangga, Fanny juga dihadapkan pada kehilangan yang lebih dalam. Ia harus merelakan kepergian sang ibu tercinta dalam waktu yang berdekatan.
“Bukan hanya kehilangan saya sebelah (istri) tapi saya juga kehilangan ibu tercinta. Jadi pisah 2021 bulan Juni, Oktober mama dipanggil Yang Maha Kuasa," ujarnya.
Di tengah kesedihan tersebut, cobaan lain kembali datang menghampiri. Anak bungsunya harus dirawat di rumah sakit karena penyakit serius.
“Dan satu hari sebelum mama meninggal, anak yang kecil harus masuk rumah sakit karena DBD," katanya.
Pria berusia 58 tahun ini mengaku hidupnya berubah drastis setelah berbagai peristiwa tersebut. Ia mengalami gangguan tidur yang cukup parah dan lama.
“Saya biasanya orang yang gampang untuk istirahat ya untuk tidur gitu, jam 10 kadang mata sudah berat banget. Tapi itu dari 2021 sampai setahun cuman bisa gleyat-gleyot di tempat tidur. Kepala kayaknya mau pecah kayak ini apa, harus gimana gitu kan," ungkapnya.
Dalam kondisi terpuruk, Fanny sempat diliputi pikiran negatif. Ia bahkan mengaku pernah terpikir untuk berjualan narkoba demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Sampai ada pemikiran dan setan-setan itu masuk ke otak mencari cari yang paling gampang untuk mendapatkan uang, untuk memberi nafkah, itu hal yang paling jelek tuh kepikiran di kepala untuk jual narkoba," tuturnya.
Meski demikian, ia berusaha menahan diri dari godaan tersebut. Ada sesuatu yang membuatnya kembali tersadar dan tidak melangkah lebih jauh.
Fanny menyebut adanya pengingat yang selalu ia lihat di dalam kamar. Hal itu menjadi penguat baginya untuk tetap berada di jalan yang benar.
“Kebetulan di kamar tuh, jadi ada salib di atas tempat tidur, di tembok, jadi begitu udah kepikiran jelek ya ke sana (lihat salib)," tutupnya.
Kini, Fanny perlahan mencoba menata kembali hidupnya. Ia berusaha bangkit dari keterpurukan dan menjalani kehidupan dengan lebih kuat. (*)
Artikel Asli




