TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS), mereka bakal menghancurkan kapal negara adidaya itu jika berlagak jadi polisi di Selat Hormuz.
Peringatan tersebut diungkapkan oleh Penasehat Militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Rusia Dukung Iran atas Hak Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai, Bakal Bantu Program Nuklir Teheran
Eks komandan Garda Revolusi Iran tersebut menegaskan AS tak memiliki peranan untuk mengontrol Selat Hormuz.
“(Presiden AS Donald) Trump ingin menjadi polisi di Selat Hormuz. Apa itu pekerjaan Anda? Apa itu pekerjaan tentara kuat seperti AS,” ujar Rezai dikutipd dari Anadolu Agency.
“Kapal Anda akan tenggelam karena rudal pertama kami dan akan menciptakan bahaya besar untuk militer AS. Mereka akan bisa terlacak rudal kami, dan kami bisa menghancurkan mereka,” tambah Rezaei.
Rezaei menegaskan bahwa akan hebat jika AS lancarkan invasi darat ke Iran.
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menunjuk Rezai sebagai penasihat militer utama pada bulan lalu.
AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran setelah perundingan langsung antara Washington dan Teheran di Pakistan akhir pekan lalu.
Pada perundingan tersebut, kedua belah pihak gagal menemukan kesepakatan.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Anadolu Agency
- iran
- amerika serikat
- selat hormuz
- polisi
- mohsen rezai





