Kapuspen TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, memastikan sidang kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus akan dibuka untuk umum dan dilakukan secara profesional.
Ia pun mengatakan, keempat pelaku yang merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI akan dihadirkan dalam sidang yang akan dimulai pada 29 April di Peradilan Militer.
“Saya pikir [wajah pelaku] nanti akan terlihat. Di sidang kan akan juga dihadirkan. Dan ini akan dilakukan, sekali lagi akan terbuka dan kita profesional,” ucap Aulia di DPR, Kamis (16/4).
Aulia mengatakan, nantinya kasus ini akan terbongkar jelas di dalam sidang, termasuk soal motif.
“Itu akan nanti kita lihat di sidang. Akan terbuka, bisa dilihat semua nanti akan dijelaskan di sana, di sidang,” tambahnya.
Sebelumnya, Andrie Yunus disiram air keras saat sedang melintas di kawasan Salemba, Jakarta Pusat menggunakan sepeda motornya, Kamis (12/3). Belakangan terungkap, pelakunya adalah empat anggota BAIS TNI— tiga perwira, satu bintara.





