Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) cukup sampai akhir 2027. Ia mengatakan pasokan itu juga bisa untuk mengantisipasi adanya El Nino yang dikhawatirkan berdampak ke pangan Indonesia.
"El Nino ini kan kering. Kering saja. Stok (beras) kita sedang 4,7 (juta ton). Insyaallah sampai akhir 2027 stok beras kita aman," kata Zulhas di SMA N 1 Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4).
Zulhas menjelaskan berdasarkan pengalaman, kebutuhan beras saat kemarau yang sangat kering adalah 30 juta ton. "Karena sekering-keringnya kemarin pengalaman kita 30 juta (ton), kebutuhan kita 32 (juta ton) ya paling banyak," tegas Zulhas.
"Alhamdulillah, beras kita cukup, ayam, telur, ikan cukup. Jadi pangan sampai akhir tahun aman, bahkan berlebih," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Zulhas juga merespons kabar soal MinyaKita yang dikeluhkan langka. Ia menuturkan minyak subsidi tersebut menjadi produk yang banyak digunakan masyarakat.
"Tapi sekarang semua orang belinya MinyaKita, termasuk di supermarket-supermarket. Harusnya kalau ritel modern itu kan banyak merek yang premium. Yang ini, minyak curah yang ada di pasar," tutur Zulhas.
"Kan ada premium, ya, ada merek-merek lain. Bedanya kan enggak banyak juga. Kalau MinyaKita Rp 16.000, itu (premium) Rp 17.000 biasanya gitu. Minyak cukup, minyak goreng cukup," tambahnya.





