Basarnas mengupdate proses pencarian Helikopter PK-CFX jenis Airbus H-130, yang hilang di kawasan Sekadau, Kalimantan Barat. Helikopter itu hilang kontak pukul 08.39 WIB, 5 menit setelah hilang kontak.
Basarnas lalu mengupayakan pencarian, dengan menggunakan Heli Super Puma TNI AU pukul 13.10 WIB. Mereka menuju lokasi hilang kontak, dan menemukan ekor heli yang hilang.
"Pada pukul 15.25 WIB, Heli Super Puma TNI AU kembali ke Lanud Supadio. Hasil pemantauan ditemukan serpihan yang diduga ekor pesawat Helikopter Airbus H130 PK-CFX pada jarak kurang lebih 3 KM ke arah Barat dari titik awal hilang kontak," kata Kepala Basarnas Marsdya Mohammad Syafii, lewat keterangannya, Kamis (16/4).
Temuan itu lalu diinformasikan ke tim darat yang masih berupaya menembus lokasi. Sebab, lokasi hilang kontak heli itu tertutup topografi perbukitan tebal.
"Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Perangkat Desa, dan Potensi SAR Kabupaten Sintang masih berupaya menembus titik koordinat pancaran sinyal alat penunjuk lokasi (ELT)," kata Syafii.





