Remaja di Ciputat Tangsel Hilang sejak Januari 2026, Sempat Terlacak di Jawa Timur

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang remaja perempuan berinisial S (18) dilaporkan hilang sejak 2 Januari 2026 dari rumahnya di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Sampai saat ini Polisi masih menelusuri keberadaan korban yang sempat terdeteksi hingga Jawa Timur.

"Saudari S sempat terdeteksi berada di wilayah Jawa Timur. Namun, setelah dilakukan pengecekan di lokasi, yang bersangkutan diketahui telah berpindah tempat," ujar Kasi Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Yudhi Susanto saat di konfirmasi via WhatsApp, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Joki Tiket Konser Marak, Sosiolog: Konsumen Kini Kejar Akses, Bukan Sekadar Tiket

Yudhi menjelaskan, jejak korban terlacak setelah penyidik menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumahnya.

Dari rekaman tersebut, korban terlihat keluar rumah dengan membawa pakaian dan menaiki ojek online menuju salah satu pool bus antarkota.

Namun, saat dilakukan pengecekan, nama korban tidak tercatat sebagai penumpang.

“Tidak ditemukan data atas nama yang bersangkutan pada hari kejadian,” kata dia.

Pencarian kemudian diperluas. Polisi menemukan bahwa S sempat mengarah ke wilayah Jawa Timur sebelum kembali berpindah lokasi.

“Melalui metode Scientific Crime Investigation, penyidik memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan sempat terdeteksi berada di wilayah Jawa Timur,” kata dia.

Baca juga: Psikolog: Jasa Teman Jalan Tak Menyelesaikan Masalah Kesepian

Namun, saat dilakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud, korban sudah tidak ditemukan. Petugas hanya menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.

Polisi menduga korban kembali berpindah ke wilayah lain di Jawa Timur. Informasi terakhir menyebutkan korban berada di Surabaya.

Hingga kini, polisi masih terus menelusuri keberadaan korban sekaligus mendalami alasan di balik kepergiannya.

Sejumlah saksi, termasuk keluarga, telah dimintai keterangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ibu dan kakaknya pun sudah kami mintai keterangan untuk klarifikasi,” kata Yudhi.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan korban agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan 110.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Golkar Siap Bahas RUU Pemilu: Tahapan Pemilu Akan Dimulai Akhir Tahun Ini
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Jatim Buru Jaringan Penyelundup 27,83 Kilogram Kokain yang Terdampar di Pantai Sumenep
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dituding Siapkan USD1 Juta untuk Pansus Haji, Pengacara Yaqut Cholil Qoumas Buka Suara
• 6 jam laludisway.id
thumb
Harapan Damai Setinggi Langit, Ada Kabar Baik dari Selat Hormuz?
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Koordinasi dengan UI soal Grup Chat Mesum FHUI, Kumpulkan Barang Bukti
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.