Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu dengan cara dibelah dan dikubur sebagai tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem lingkungan.
“Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu akan dimusnahkan dengan cara dibelah dua dan dikubur di lokasi yang sudah kami tetapkan,” kata Kepala Seksi Perikanan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Arief Prakoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Arief mengatakan secara teknis penangkapan dimulai dari pintu air hingga kawasan pertigaan yang dikenal warga sebagai Kali Tengah.
Ikan yang berhasil ditangkap nantinya akan dimusnahkan dengan cara dikubur di lokasi yang telah ditentukan di sekitar pintu air.
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu juga akan digelar serentak di lima wilayah Jakarta pada Jumat, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan kolaborasi lintas unit kerja perangkat daerah (UKPD), antara lain Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Air.
"Jumat rencana kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak se-DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta Selatan pelaksanaan di saluran Phb Setu Babakan," ucapnya.
Selain itu, pihak kelurahan, kecamatan, hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga turut dikerahkan.
Sebanyak hampir 100 personel akan diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar juga berencana hadir langsung untuk meninjau jalannya operasi.
Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan.
“Kami mengajak seluruh unsur terkait untuk bersama-sama melakukan penangkapan ikan sapu-sapu ini,” kata dia.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pembersihan sungai dan saluran air serta ikan sapu-sapu di ibu kota pada Jumat (17/4).
Ikan tersebut dinilai dapat menghancurkan tanggul-tanggul dan juga memakan ikan-ikan lain beserta telurnya, sehingga perlu dibersihkan.
Kegiatan bersih-bersih itu sekaligus bertujuan memperbaiki saluran air, mengeruk lumpur dan lain sebagainya sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diprakirakan berlangsung pada September 2026.
Baca juga: Pemkot bersihkan Kali Penghubung Kelapa Gading dari ikan sapu-sapu
Baca juga: Pemkot Jaksel gelar operasi tangkap ikan sapu-sapu di Phb Setu Babakan
Baca juga: DKI akan bersihkan sungai hingga ikan sapu-sapu pada Jumat
“Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu akan dimusnahkan dengan cara dibelah dua dan dikubur di lokasi yang sudah kami tetapkan,” kata Kepala Seksi Perikanan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Arief Prakoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Arief mengatakan secara teknis penangkapan dimulai dari pintu air hingga kawasan pertigaan yang dikenal warga sebagai Kali Tengah.
Ikan yang berhasil ditangkap nantinya akan dimusnahkan dengan cara dikubur di lokasi yang telah ditentukan di sekitar pintu air.
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu juga akan digelar serentak di lima wilayah Jakarta pada Jumat, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan kolaborasi lintas unit kerja perangkat daerah (UKPD), antara lain Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Air.
"Jumat rencana kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak se-DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta Selatan pelaksanaan di saluran Phb Setu Babakan," ucapnya.
Selain itu, pihak kelurahan, kecamatan, hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga turut dikerahkan.
Sebanyak hampir 100 personel akan diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar juga berencana hadir langsung untuk meninjau jalannya operasi.
Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan.
“Kami mengajak seluruh unsur terkait untuk bersama-sama melakukan penangkapan ikan sapu-sapu ini,” kata dia.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pembersihan sungai dan saluran air serta ikan sapu-sapu di ibu kota pada Jumat (17/4).
Ikan tersebut dinilai dapat menghancurkan tanggul-tanggul dan juga memakan ikan-ikan lain beserta telurnya, sehingga perlu dibersihkan.
Kegiatan bersih-bersih itu sekaligus bertujuan memperbaiki saluran air, mengeruk lumpur dan lain sebagainya sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diprakirakan berlangsung pada September 2026.
Baca juga: Pemkot bersihkan Kali Penghubung Kelapa Gading dari ikan sapu-sapu
Baca juga: Pemkot Jaksel gelar operasi tangkap ikan sapu-sapu di Phb Setu Babakan
Baca juga: DKI akan bersihkan sungai hingga ikan sapu-sapu pada Jumat





