Update Terkini 2 Kapal Tanker RI yang Tertahan di Selat Hormuz

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: Data pelacakan kapal dari MarineTraffic menunjukkan lalu lintas minimal di sepanjang Selat Hormuz dari hari Senin (13 April) hingga Selasa (14 April), karena militer AS memulai blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. (Tangkapan Layar Video Reuters/MARINE TRAFFIC)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harapan akan kelancaran kapal Pertamina yang melintasi Selat Hormuz mulai menunjukkan sinyal positif seiring dengan upaya diplomasi intensif yang dilakukan pemerintah. Indonesia secara konsisten menekankan pentingnya menjaga agar selat strategis tersebut tetap aman dan terbuka bagi seluruh pelayaran internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa Indonesia secara tegas menolak segala bentuk ancaman terhadap kapal niaga yang melintas. Menurutnya, keselamatan para pelaut harus tetap menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

"Indonesia terus menegaskan bahwa penting menjaga bahwa selat ini aman, terbuka, dan dapat dilalui oleh pelayaran internasional sesuai dengan ketentuan dan hukum internasional," kata Vahd dalam sesi konferensi pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu (16/04/2026).


Pilihan Redaksi
  • Netanyahu Klaim Sukses di Perang Iran, Ungkap Target Besar Ini
  • Iran Beri Tawaran "Rahasia" kepada Trump soal Selat Hormuz, Ini Isinya
  • 12 Update Terkini Perang AS-Iran, Negosiasi Tahap 2-Respons China

Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya terus memantau kesiapan teknis kapal agar proses melintas di Selat Hormuz berjalan tanpa kendala keamanan. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak otoritas di Iran guna menindaklanjuti sinyal positif terkait izin jalur pelayaran internasional tersebut.

Langkah diplomatik ini diambil dengan menjalin komunikasi langsung kepada Angkatan Bersenjata Iran dan Kementerian Luar Negeri Iran secara berkala. Hal ini krusial guna memastikan bahwa kapal milik Pertamina dan kapal niaga lainnya dapat melintasi Selat Hormuz dengan lancar dan aman sesuai prosedur.

"Kita akan terus memantau dan memastikan kesiapan teknis termasuk kesiapan kru, asuransi, dan sebagainya agar kedua kapal tersebut dapat melintas dengan lancar," jelas Vahd.

Mengenai alasan penahanan kapal, pihak kementerian memberikan klarifikasi bahwa tidak ditemukan masalah terkait penggunaan bendera kapal maupun isu administrasi lainnya. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kelancaran proses perizinan yang sedang berjalan di lapangan agar kapal bisa segera beroperasi normal.

Pemerintah juga menjamin bahwa tidak ada hambatan komunikasi antara pihak Pertamina dan perwakilan RI dalam menangani krisis pelayaran ini. Seluruh tim diplomatik terus berupaya agar aset negara tersebut dapat melanjutkan perjalanan tanpa adanya gangguan geopolitik yang berkepanjangan.

"Proses perizinan masih terus berjalan secara intensif antara Kemlu, KBRI Teheran, dan juga dengan Pertamina guna menindaklanjuti sinyal positif yang telah disampaikan pemerintah Iran," timpal juru bicara Kemlu RI lainnya, Yvonne Mewengkang.


(tps/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kapal Tanker China Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Apresiasi Penguatan Tata Kelola Pelayanan RSUD Wilayah Jayapura
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono minta perencanaan daerah sesuai dengan kondisi tiap wilayah
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
DPRD Jabar Turun ke SMK IDN Bogor, Kawal Ketat Proses Perizinan hingga Pastikan KBM Siswa
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gubernur Kalteng dan Kalsel Perkuat Sinergi Strategis untuk Dorong Pembangunan dan Stabilitas Wilayah
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Jelang Perundingan Kedua, Iran Klaim Siap Hantam dan Tenggelamkan Kapal Perang AS
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.