Kemenbud RI Percayakan Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Kota Makassar kembali mendapat kepercayaan sebagai panggung strategis agenda nasional di kawasan Indonesia Timur. Tahun 2026 ini, ibu kota Sulawesi Selatan tersebut direncanakan menjadi tuan rumah Konferensi Musik Indonesia (KMI), forum bergengsi yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan RI untuk memperkuat ekosistem musik nasional.

Kepastian tersebut mengemuka dalam kunjungan Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo, di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (16/4/2026).

Dalam keterangannya, Giring menyampaikan bahwa penunjukan Makassar sebagai tuan rumah KMI 2026 merupakan keputusan yang tepat, berdasarkan evaluasi keberhasilan penyelenggaraan konferensi sebelumnya serta kesiapan pemerintah kota.

“Kami hadir di Kota Makassar, karena setelah suksesnya Konferensi Musik Indonesia 2025, tahun ini KMI 2026 direncanakan digelar di Kota Makassar,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham yang dinilai konsisten menghadirkan event berdampak ekonomi.

“Kami melihat komitmen kuat dari Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota beserta seluruh jajaran dalam mendorong pemajuan kebudayaan, khususnya di sektor event dan musik,” sambung Giring.

Menurutnya, KMI bukan sekadar ajang seremonial, tetapi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan sektor musik nasional, termasuk penguatan ekosistem, perlindungan hak cipta, dan pengembangan ekonomi budaya.

KMI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Oktober 2026 dan akan dirangkaikan dengan event musik “Rock in Celebes”.

“Seluruh ekosistem musik akan hadir, sebagian besar dari Jakarta dan juga dari luar negeri,” tuturnya.

Selain forum diskusi, KMI 2026 juga menghadirkan program showcasing bagi musisi lokal Makassar untuk membuka akses jejaring dengan label, publisher, hingga agen internasional.

“Kami ingin memberikan ruang bagi musisi Makassar untuk tampil dan berjejaring. Harapannya, mereka bisa mendapatkan peluang lebih besar untuk berkembang di industri musik nasional bahkan global,” tambah Giring.

Ia juga menyebut salah satu lokasi potensial kegiatan adalah Benteng Rotterdam yang direncanakan menjadi pusat cultural and creative hub.

Giring optimistis Makassar dapat berkembang menjadi “Makassar Music City” sekaligus hub industri musik di Indonesia Timur.

“Kami percaya Makassar bisa menjadi hub bagi musisi dari Indonesia Timur. Jika dibina dan dikawal dengan baik, ini bisa melahirkan gelombang baru musik Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global,” jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Naik Signifikan, MNC Digital (MSIN) Berencana Secondary Listing di Luar Negeri
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Banjir Rob Ancam Jakarta Sepekan, Deretan Wilayah Pesisir Diminta Siaga
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Bayern Vs Madrid: FC Hollywood Jinakkan 10 Pemain Los Galacticos
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Pakai AI Bikin Cepat Pintar, tapi Bisa Turunkan Kemampuan Berpikir Mandiri
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Batasi Kunjungan Turis ke TN Komodo, Kuota 1.000 Turis per Hari
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.