Tim SAR gabungan baru menemukan serpihan awal di lokasi yang diduga titik jatuhnya helikopter PK-CFX di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kondisi 8 orang kru dan penumpang helikopter hingga kini belum diketahui.
"Kami tidak bisa memastikan kondisi awak dan penumpang. Yang jelas saat ini baru ditemukan serpihan. Kami belum berani memastikan lebih jauh," ujar Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, dalam konferensi pers, seperti dilansir detikKalimantan, Kamis (16/4/2026) malam.
"Harapan kami tentu korban ditemukan selamat. Untuk kepastian, menunggu tim tiba di lokasi dan melakukan pengecekan langsung," tambahnya.
Sejauh ini, proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca dan medan berat di kawasan hutan Nanga Taman. Tim udara sebelumnya telah menemukan indikasi serpihan setelah melakukan penyisiran dan holding di atas area tersebut.
Sementara itu, tim darat dari Pos SAR Sintang dan Kantor SAR Pontianak terus bergerak menuju titik koordinat yang telah teridentifikasi.
"Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu hingga 5-6 jam dengan medan yang sulit," jelasnya.
Baca selengkapnya di sini
(lir/ygs)





