TABLOIDBINTANG.COM - Taylor Swift akhirnya buka suara soal kedekatannya dengan Dakota Johnson. Dalam sebuah esai menyentuh untuk daftar Time 100 Most Influential People of 2026, Swift menggambarkan Johnson sebagai sosok yang “penuh rasa ingin tahu” dan sangat empatik.
Penyanyi berusia 36 tahun itu juga memuji kejujuran Johnson yang dinilainya begitu menyegarkan di industri hiburan yang kerap dipenuhi citra yang dikurasi dengan hati-hati.
Swift menyoroti kemampuan sahabatnya dalam menjawab pertanyaan dengan sangat jujur dan lugas. Menurutnya, gaya bicara Johnson yang penuh keterbukaan bahkan membuat orang bertanya-tanya apakah ia benar-benar tidak bisa berbohong.
Meski jarang memamerkan persahabatan mereka ke publik, Swift dan Johnson diketahui telah berada dalam lingkaran pertemanan yang sama sejak 2016. Keduanya kerap terlihat makan malam bersama teman-teman selebritas seperti Zoë Kravitz, Cara Delevingne, dan Suki Waterhouse.
Kedekatan yang terjalin lama membuat Swift mengenal sisi personal Johnson dengan lebih dalam. Ia menyebut aktris tersebut memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap kehidupan orang lain, termasuk kompleksitas hubungan manusia.
Menurut Swift, sifat inilah yang turut memengaruhi karya Johnson, baik di depan maupun di balik layar.
Tak hanya secara personal, Swift juga memuji keberanian profesional Johnson. Ia menyoroti langkah sang aktris yang mendirikan rumah produksi TeaTime Pictures sebagai bukti keberaniannya mengambil risiko baru yang lebih besar.
Swift menilai dorongan untuk terus menantang diri sendiri merupakan bagian penting dari karakter Johnson.
Bagi Swift, kombinasi antara karisma di layar dan rasa ingin tahu di balik layar membuat karya Johnson terasa autentik. Ia pun menilai komitmen sahabatnya terhadap kejujuran menjadi faktor utama yang membentuk warisannya di Hollywood.
Swift menutup tulisannya dengan menyebut bahwa kejujuran tanpa henti yang dimiliki Johnson membuat karya-karyanya terasa nyata dan abadi.
Menurutnya, Johnson adalah contoh langka sosok yang mampu menyatukan kehidupan publik dan pribadinya secara autentik, sekaligus mencerminkan karakter asli dalam perjalanan kariernya.




