Perang Ambisius Rebut Selat Hormuz

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Harapan dunia akan redanya konflik sirna setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan berakhir buntu. Upaya diplomasi yang digadang-gadang menjadi titik balik perdamaian, kini justru berubah menjadi titik baru ketegangan global yang mengkhawatirkan.

Di tengah kegagalan kesepakatan tersebut, Presiden Donald Trump justru menaikkan taruhan dengan mengancam akan memblokade Selat Hormuz, sebuah langkah ekstrem yang memicu kecaman keras dari Tiongkok hingga sekutu NATO seperti Inggris dan Prancis.

Sementara itu, tekanan politik di dalam negeri Amerika Serikat kian memuncak. Kegagalan diplomasi ini memicu menguatnya wacana pemakzulan terhadap Donald Trump di Kongres, seiring menurunnya kepercayaan publik terhadap kapasitas kepemimpinannya di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Di Selat Hormuz, setiap keputusan bukan hanya berdampak bagi dua negara, tapi bagi dunia. Apakah blokade akan menghentikan konflik atau justru membuka babak baru yang lebih berbahaya?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Terdakwa Pembunuhan Dosen di Bungo Jambi Jalani Sidang Perdana | BORGOL
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kantor Dinas ESDM Jatim Digeledah, Kejati Dalami Dugaan Pelanggaran Izin
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Kejagung Tahan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto, Tersangka Korupsi Tata Kelola Nikel
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Clara Shinta Akui Mental Sempat Terguncang Usai Perselingkuhan Suami
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Ronald Koeman Jr Dikabarkan Batal Gabung Persib Bandung di Bursa Transfer Mendatang, Tetapi Jadi Kabar Buruk Buat Maarten Paes
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.