Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Kapolda menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan melakukan evaluasi secara menyeluruh pascaricuh warga soal narkoba.
"Secara pribadi maupun sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu," ujar Irjen Herry di lokasi, Kamis (16/4/2026).
Kapolda hadir bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustantius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta jajaran Pejabat Utama Polda Riau. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama Panipahan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah cooling system pasca aksi unjuk rasa yang sempat terjadi, sekaligus upaya membangun kembali kepercayaan publik dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir tersebut.
Kapolda dan rombongan hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka silaturahmi sekaligus menggelar dialog secara terbuka. Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus refleksi bersama atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.
Irjen Herry Heryawan menyampaikan insiden tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi Polri, khususnya dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penanganan narkoba.
"Kami menyadari bahwa apa yang terjadi tidak terlepas dari ketidakpuasan masyarakat. Ini menjadi evaluasi bagi kami bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan," imbuhnya.
Ia juga menekankan bahwa peristiwa Panipahan harus dimaknai sebagai momentum perubahan, sekaligus menjadi peringatan keras (wake-up call) bersama dalam upaya memerangi narkoba.
"Peristiwa ini menjadi wake-up call bagi kami. Pengingat keras agar kami benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap permasalahan secara nyata," tegasnya.
Perkuat Sinergi dengan MasyarakatDalam dialog tersebut, Kapolda mengungkap bahwa salah satu akar persoalan yang ditemukan di lapangan adalah belum terbangunnya komunikasi yang kuat antara aparat dan masyarakat. Untuk itu, ia meminta agar ke depan dibangun mekanisme komunikasi yang lebih terbuka, termasuk melalui forum bersama maupun kanal komunikasi langsung antara tokoh masyarakat dan aparat.
Sebagai bagian dari langkah korektif, Irjen Herry juga menegaskan bahwa Polda Riau telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap personel di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat dan penempatan personel baru yang telah melalui pemeriksaan ketat.
"Kami sudah melakukan evaluasi dan pembenahan. Personel yang bertugas harus benar-benar bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar," tegasnya.
Rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan mesin ketinting bagi para nelayan di Panipahan.
Simak Video "Video: Saat Rocky Gerung Puji Cara Kapolda Riau Hadapi Pendemo"
(mea/dhn)





