Kelebihan Mobil Van Listrik dari SAIC Motor

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pabrikan otomotif asal China, SAIC Motor, semakin agresif melebarkan sayapnya ke pasar Kendaraan Komersial Ringan (Light Commercial Vehicle/LCV) di Thailand.

Melalui anak usahanya, Maxus Automotive (SAIC Maxus), perusahaan ini mulai memasarkan van listrik untuk kebutuhan logistik dan transportasi perkotaan sebagai bagian dari strategi ekspansi mobilitas ramah lingkungan di Asia Tenggara.

General Manager Maxus Thailand, Wang Ying, menegaskan bahwa posisi Thailand sangat strategis, baik sebagai anggota utama ASEAN maupun sebagai pusat industri otomotif regional. 

Langkah ekspansi ini juga sejalan dengan dukungan kuat dari pemerintah setempat. Skema insentif seperti EV3.0 dan EV3.5 dinilai terbukti efektif dalam memacu laju produksi dan konsumsi Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (BEV) di Negeri Gajah Putih tersebut.

SAIC Maxus berfokus untuk menyuplai armada van listrik bagi operasional perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Tidak hanya menjual unit, mereka juga memberikan layanan konsultasi komprehensif terkait transisi armada konvensional ke listrik serta penyediaan infrastruktur pengisian daya.

Perusahaan ini mematok target yang cukup ambisius di Thailand: merebut 10 persen pangsa pasar LCV yang saat ini volumenya berkisar di angka 50.000 unit hanya dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Rekam jejak global SAIC Maxus sendiri terbilang solid. Sejak berekspansi pada 2011, merek ini telah beroperasi di lebih dari 100 negara, termasuk menembus pasar negara maju seperti Australia, Selandia Baru, Inggris, Jerman, dan Prancis

Hingga akhir tahun 2025 lalu, perusahaan tercatat telah mendistribusikan lebih dari 222.000 unit kendaraan komersial di seluruh dunia.

Sebagai langkah awal invasi pasar, SAIC Maxus telah meluncurkan jajaran van listrik lengkap di Thailand, meliputi model eDeliver 3, eDeliver 5, eDeliver 7, dan eDeliver 9. Lini kendaraan niaga ini diklaim mampu menempuh jarak antara 275 hingga 375 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump: Israel-Lebanon sepakati 10 hari gencatan senjata mulai Kamis
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Breaking News! Helikopter Hilang Kontak di Sekadau Kalbar
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Pengajuan Saksi Mahkota Irvian Bobby Dipersoalkan, Sidang Korupsi K3 Ditunda
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Simak Poster Karakter Pemeran Utama Drakor Filing for Love
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Apa yang Terjadi jika Pesawat Militer AS Bebas Mengakses Ruang Udara Indonesia?
• 22 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.