REPUBLIKA.CO.ID, SERANG, – Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBVPV) Serang di Banten menargetkan pelatihan vokasi bagi 4.800 orang sepanjang tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan serapan tenaga kerja kompeten di sektor industri dan usaha mandiri.
Kepala Bagian Umum BBVPV Serang, Agung Wisnugroho, mengungkapkan bahwa dari total target tersebut, sebanyak 2.700 peserta akan mengikuti pelatihan langsung di balai pelatihan BBVPV Serang. Sisanya akan dialokasikan ke Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah.
"Jumlah peserta setiap tahunnya memang bergantung pada ketersediaan anggaran. Namun, rata-rata kami melatih sekitar 2.000 hingga 3.000 orang secara mandiri setiap tahunnya," kata Agung.
Wilayah Provinsi Banten yang dikelilingi banyak kawasan industri menjadikan kejuruan pengelasan (welding) dan kelistrikan sebagai program unggulan dengan peminat terbanyak. BBVPV Serang juga menjalin kerja sama dengan ratusan industri mitra untuk memastikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Pihak industri sering kali melakukan wawancara dan tes perekrutan langsung di balai pelatihan kami. Tahun 2025 kemarin, tingkat penyerapan di sektor industri murni mencapai 50 hingga 60 persen, dan bisa mencapai 70 persen jika digabung dengan lulusan yang membuka UMKM," jelas Agung.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Tak hanya fokus pada pasar dalam negeri, BBVPV Serang juga mencetak tenaga kerja untuk pasar luar negeri, seperti pelatihan caregiver untuk Taiwan dan pengelasan kapal dengan KOSIPA untuk Korea Selatan.
Agung menambahkan bahwa lulusan untuk Korea Selatan dikirim sebagai tenaga welder profesional dengan visa E7, yang memberikan gaji lebih tinggi dan kontrak lebih panjang dibanding visa E9.
Saat ini, BBVPV Serang juga tengah merintis proyek percontohan pengelasan bawah air yang membutuhkan kerja sama industri karena biayanya yang tinggi. Pelatihan angkatan pertama 2026 sedang berlangsung hingga Mei, dengan 582 peserta lokal Banten mengikuti pelatihan karena keterbatasan anggaran penginapan.