Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pegawai BUMN untuk Kelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan serta Cara Mendaftarnya

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 35.476 formasi.

Rekrutmen ini ditujukan untuk menjaring sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi motor penggerak program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Para peserta yang lolos seleksi tahap pertama ini akan diangkat menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Secara rinci, formasi yang dibuka terbagi menjadi dua posisi strategis:

  • 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan ditempatkan di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.
  • 5.476 Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih yang akan bernaung di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa rekrutmen ini merupakan langkah percepatan dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

"Penguatan kelembagaan di tingkat desa, kelurahan, dan kawasan pesisir membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat dari akar rumput," ujar Zulkifli.

Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Proses pendaftaran telah resmi dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026. Pelamar dapat melakukan registrasi secara daring melalui laman resmi panitia di phtc.panselnas.go.id.

Kesempatan ini terbuka lebar bagi lulusan D-III, D-IV, dan S-1 dari semua jurusan. Adapun persyaratan umum yang ditetapkan meliputi batas usia maksimal 35 tahun dan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.

Pelaksanaan rekrutmen ini dikoordinasikan oleh BP BUMN bersama lintas instansi, termasuk Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan sejumlah kementerian terkait. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan seleksi berjalan dengan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, transparansi, dan kecepatan.

Pemerintah secara tegas mengingatkan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

Tidak ada jalur khusus maupun pihak yang bisa memberikan jaminan kelulusan. Apabila terdapat oknum yang meminta imbalan atau menjanjikan kelulusan, pemerintah memastikan bahwa hal tersebut adalah tindak penipuan. Segala informasi resmi dan pembaruan hanya akan dirilis melalui portal phtc.panselnas.go.id.

Untuk menyukseskan langkah ini, pemerintah pusat juga meminta dukungan penuh dari para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, wali kota, hingga kepala desa untuk turut menyosialisasikan dan mengawal penempatan SDM terpilih agar program pembangunan ekonomi dari akar rumput ini dapat berjalan efektif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenhaj ungkap sempat ada kendala visa petugas haji, kini tuntas
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Jaksa Tepis Ibrahim Arief soal Uang Pengganti Rp 16,9 M di Kasus Chromebook
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Kritik Swasembada Pangan
• 37 menit laluokezone.com
thumb
Izin Lintas Udara AS di Indonesia Jadi Sorotan, Kemhan: Usulan dari Pihak AS, Masih Ditinjau
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Dari Ungkap Mutilasi hingga Pembinaan Eks Kriminal, AKBP Jumhur dan AKP Fauzi Raih PWI Jatim Awards 2026
• 47 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.